Dianggap Bikin Keruh, AHY Didesak Segera Pecat Darmizal
Senin, 22 Februari 2021 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
Dengan gaya khasnya yang berapi-api, Iti menegaskan bahwa tiap orang punya hak berpolitik, selama tidak dicabut oleh pengadilan. “Tapi jangan membuat keruh. Kalau tidak sepakat dengan pilihan dan strategi politik Demokrat, silakan berpolitik di tempat lain. Buktikan kalau memang jago,” tandasnya.
Tahun 2018, Darmizal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Pengawas DPP Partai Demokrat dan kemudian bergabung dalam kelompok Relawan Jokowi (Rejo) dalam Pilpres 2019. Setelah itu kiprahnya di Demokrat tak terdengar lagi.
“Enggak ada angin, enggak ada hujan, hari ini memimpin Konpers ttg Partai Demokrat & membela KSP Moeldoko. Ada apa gerangan? Biarlah publik yg menilainya,” cuit Wasekjen Ossy Dharmawan di Twitter beberapa waktu lalu.
Secara terpisah, Irfan dan Iti mengungkapkan simpati serta dukungan publik terhadap Partai Demokrat terus meningkat di wilayah Jawa Barat dan Banten. Mereka ingin fokus lagi pada kerja-kerja politik di tempat masing-masing. Secara nasional, ini terefleksikan pada tren elektabilitas Demokrat maupun AHY yang terus naik. Baca juga: Demokrat Kecam Darmizal yang Membelot dan Sibuk Jadi Relawan Jokowi
Pengamat Politik, Adi Prayitno mengakui Demokrat saat ini memang seksi untuk diakuisisi. “Ada di luar pemerintahan dan elektabilitasnya terus naik. Posisinya sebagai partai tengah yang nasionalis-religius, membuatnya berpotensi meraih dukungan dari kelompok-kelompok nasionalis yang kecewa dan kelompok-kelompok berlatar belakang agama yang mencari kanal politik baru,” ujar Dosen di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.
Tahun 2018, Darmizal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi Pengawas DPP Partai Demokrat dan kemudian bergabung dalam kelompok Relawan Jokowi (Rejo) dalam Pilpres 2019. Setelah itu kiprahnya di Demokrat tak terdengar lagi.
“Enggak ada angin, enggak ada hujan, hari ini memimpin Konpers ttg Partai Demokrat & membela KSP Moeldoko. Ada apa gerangan? Biarlah publik yg menilainya,” cuit Wasekjen Ossy Dharmawan di Twitter beberapa waktu lalu.
Secara terpisah, Irfan dan Iti mengungkapkan simpati serta dukungan publik terhadap Partai Demokrat terus meningkat di wilayah Jawa Barat dan Banten. Mereka ingin fokus lagi pada kerja-kerja politik di tempat masing-masing. Secara nasional, ini terefleksikan pada tren elektabilitas Demokrat maupun AHY yang terus naik. Baca juga: Demokrat Kecam Darmizal yang Membelot dan Sibuk Jadi Relawan Jokowi
Pengamat Politik, Adi Prayitno mengakui Demokrat saat ini memang seksi untuk diakuisisi. “Ada di luar pemerintahan dan elektabilitasnya terus naik. Posisinya sebagai partai tengah yang nasionalis-religius, membuatnya berpotensi meraih dukungan dari kelompok-kelompok nasionalis yang kecewa dan kelompok-kelompok berlatar belakang agama yang mencari kanal politik baru,” ujar Dosen di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta ini.
(kri)
Lihat Juga :