Stres di Masa Pandemi Banyak Diderita Usia Produktif

Senin, 22 Februari 2021 - 13:50 WIB
loading...
A A A
Siti Khalimah, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kemenkes mengatakan, laporan langsung yang diterima dari puskesmas juga menerangkan hal serupa. Meskipun, kata dia, tidak dapat dipilah mana gangguan kesehatan mental akibat pandemi atau bukan. Namun, diakui kenaikan terjadi saat pandemi Covid-19 mulai hadir di Indonesia.
Khalimah mengaku pada awal pandemi dampak psikologis seakan sedikit terlupakan karena semua sibuk memikirkan untuk penyelamatan nyawa. Namun, tidak lama setelahnya Kemenkes bersama dengan organisasi profesi bergerak cepat menyusun pedoman dukungan kesehatan jiwa dan psikososial.

"Pedoman tersebut yang dapat kita lakukan kepada kelompok masyarakat umum dan khusus atau rentan. Untuk kelompok rentan, ada tiga protokol yakni untuk remaja, Orang Dengan Gangguan Jiwa dan tenaga kesehatan," ungkapnya.

Tenaga kesehatan, menurut dia, juga masuk kelompok rentan mengalami gangguan kesehatan jiwa karena setiap saat berada dalam situasi berbahaya, antara lain menangani pasien Covid-19. Di saat yang sama, pasien lain juga tidak dapat diyakini terinfeksi atau tidak. Hal itulah yang bisa menimbulkan kecemasan. “Belum lagi stigma masyarakat terhadap tenaga kesehatan sehingga tenaga medis juga menjadi perhatian dari pedoman ini,” katanya.

Sementara itu, untuk upaya preventif, Kemenkes memberikan layanan konseling kepada masyarakat yang membutuhkan media untuk berkeluh kesah atau curhat. Ini mengantisipasi seseorang yang merasa tertekan mentalnya tapi tidak tahu dengan siapa mereka dapat berbagi.

“Untuk datang langsung ke ahlinya seperti psikiater atau psikolog, masih banyak masyarakat yang enggan karena malu. Konsultasi ke psikiater masih menjadi stigma negatif di masyarakat, khawatir akan dianggap kurang waras,” kata dia.

Untuk mempermudah layanan, Kemenkes membuat sesi konseling melalui telepon. Konseling ini bekerjasama dengan Himpsi (Himpunan Psikologi Indonesia). Mereka membuka line di 119 dengan extension 8 untuk konseling. Ada juga aplikasi Sehat Jiwa yang dapat diunggah pada ponsel Android yang salah satu fiturnya konseling. Pada fitur tersebut, dapat langsung mengobrol dengan konselor psikiater atau psikolog.

Saat pandemi pelayanan kesehatan bagi ODGJ juga diakui terganggu. RSJ harus menurunkan tingkat hunian rawat jalan dan rawat inap demi mengurangi risiko penularan virus.

Kemenkes bertekad agar para ODGJ tetap mendapatkan pelayanan kesehatan selama pandemi dengan bekerja sama dengan puskesmas. Namun, tantangannya adalah 10.000 puskesmas di Indonesia baru 45% yang memberikan layanan kesehatan jiwa. Itu disebabkan tidak semua puskesmas memiliki tenaga khusus dan terlatih.

“Kemenkes kini berupaya melakukan pertemuan untuk melatih petugas medis puskesmas agar dapat melayani gangguan kejiwaan," tandas Khalimah.
ananda nararya/bakti munir
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengkhawatirkan, Indonesia...
Mengkhawatirkan, Indonesia Darurat Kesehatan Mental dan Kesadaran Digital
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
Tak Selalu Karena Usia,...
Tak Selalu Karena Usia, Ini 5 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda
Anak Bukan Malas, Ini...
Anak Bukan Malas, Ini Penyebab Sebenarnya Mereka Kehilangan Semangat Belajar
Kerjaan Menumpuk Bikin...
Kerjaan Menumpuk Bikin Stres? Coba Teknik Box Breathing dari Menkes Budi Gunadi Ini
Rekomendasi
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
Mengapa Seres E5 Plus...
Mengapa Seres E5 Plus Jadi Ancaman Baru di Kelas SUV PHEV 7-Seater Indonesia?
Berita Terkini
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved