Survei: PDIP Kokoh di Puncak, Gerindra Tercecer ke Posisi Tiga
Senin, 22 Februari 2021 - 10:01 WIB
loading...
PDIP sementara masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi yakni 25,1%, disusul Golkar dengan 11,2% dan Gerindra 10,9%. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Parameter Politik Indonesia juga merilis elektabilitas partai politik (parpol) dalam survei nasional mereka. Temuan survei terbaru menyebutkan bahwa 'Parti ID' di Indonesia masih tergolong rendah. Disebutkan hanya ada 19,9% masyarakat yang merasa dekat dengan salah satu parpol tertentu.
"Ini tentu paradoks. Satu sisi banyak masyarakat tak merasa dekat partai politik, namun sisi lainnya partai politik makin menjamur," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno dalam rilis surveinya, Senin (22/2/2021). Baca juga: Anies dan Ganjar Tempel Prabowo di Puncak, Risma dan AHY Bersaing Ketat
Adi menuturkan dalam temuan surveinya, masyarakat terbelah dengan jumlah partai politik yang ada saat ini. Ada 33,6% yang menganggap sudah ideal, 32,1% menganggap terlalu banyak sehingga harus dikurangi, dan 8,7% menganggap perlu ditambah partai baru lagi.
Dia menyebutkan dari parpol yang ada, PDIP sementara masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi yakni 25,1%, disusul Golkar dengan 11,2% dan Gerindra 10,9%.
"Elektabilitas Gerindra tampak mengalami penurunan. Patut diduga hal ini disebabkan efek negatif bergabungnya Gerindra ke dalam Kabinet Kerja Jilid 2," terangnya.
"Ini tentu paradoks. Satu sisi banyak masyarakat tak merasa dekat partai politik, namun sisi lainnya partai politik makin menjamur," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno dalam rilis surveinya, Senin (22/2/2021). Baca juga: Anies dan Ganjar Tempel Prabowo di Puncak, Risma dan AHY Bersaing Ketat
Adi menuturkan dalam temuan surveinya, masyarakat terbelah dengan jumlah partai politik yang ada saat ini. Ada 33,6% yang menganggap sudah ideal, 32,1% menganggap terlalu banyak sehingga harus dikurangi, dan 8,7% menganggap perlu ditambah partai baru lagi.
Dia menyebutkan dari parpol yang ada, PDIP sementara masih menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi yakni 25,1%, disusul Golkar dengan 11,2% dan Gerindra 10,9%.
"Elektabilitas Gerindra tampak mengalami penurunan. Patut diduga hal ini disebabkan efek negatif bergabungnya Gerindra ke dalam Kabinet Kerja Jilid 2," terangnya.
Lihat Juga :