Polri Terjunkan 2.576 Personel Bantu Penanganan Banjir Ibu Kota
Minggu, 21 Februari 2021 - 20:39 WIB
loading...
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, sudah ada sekira 2.576 personel kepolisian yang telah diterjunkan untuk menangani banjir di Jakarta. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, ada sekira 2.576 personel kepolisian yang telah diterjunkan untuk menangani banjir di Jakarta. Kata Argo, sebanyak 2.556 berasal dari personel Polda Metro Jaya dan dibantu oleh Korbrimob Mabes Polri sejumlah 20 personel.
Baca juga: Risma Komentari Banjir Jakarta dengan Berbagi Pengalaman di Surabaya, Gimana Pak Anies?
"Sehingga personel yang terlibat dalam penanggulangan banjir di Jakarta sebanyak 2.576 personel," kata Argo melalui keterangan resminya, Minggu (21/2/2021).
Baca juga: Banjir Bekasi Semakin Parah, Ini yang Dibutuhkan Pengungsi
Argo menambahkan, para personel Polri tersebut ditugaskan untuk membantu para warga yang menjadi korban dari peristiwa tersebut. Mereka ditempatkan di berbagai titik banjir. "Pastinya ribuan personel TNI-Polri sudah dikerahkan untuk membantu para warga yang mengalami kebanjiran," ucapnya.
Baca juga: Hadir di Tengah Korban Banjir, Korlantas Polri Beri Bantuan 500 Paket Sembako
Menurut Argo, para personel TNI-Polri itu melakukan perbantuan evakuasi warga, membuat posko dan dapur darurat, sekaligus melakukan pengawasan penerapan standar protokol kesehatan di kala banjir menerjang.
Argo mengklaim, pengerahan personel TNI-Polri untuk membantu warga merupakan wujud implementasi bahwa negara hadir di saat warganya membutuhkan bantuan.
"Personel TNI-Polri merupakan cerminan dari hadirnya Negara dalam membantu para warga yang menjadi korban banjir," ujar Argo.
Personel TNI-Polri diketahui langsung turun membantu warga yang kebanjiran di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Mereka mengerahkan perahu karet, membuat posko darurat dan membantu evaluasi warga yang mengungsi.
Sementara itu, polisi juga melakukan evakuasi dan bantuan ke wilayah Kabupaten Bekasi yang terdampak tanggul Sungai Citarum yang jebol. Di antaranya, Kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
Adapun, yang terdampak banjir Desa Karang Segar dan Desa Karang Harja. Total Kepala Keluarga (KK) yang terdampak 6.000 dengan ketinggian air 1.5 meter.
Lalu, Kampung Biyombong di Desa Pantai bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Yang terdampak banjir Desa Pantai Harapan Jaya, Desa Jaya Sakti, Desa Pantai Bahagia, Desa Pantai Sederhana, Desa Pantai Mekar.
Baca juga: Risma Komentari Banjir Jakarta dengan Berbagi Pengalaman di Surabaya, Gimana Pak Anies?
"Sehingga personel yang terlibat dalam penanggulangan banjir di Jakarta sebanyak 2.576 personel," kata Argo melalui keterangan resminya, Minggu (21/2/2021).
Baca juga: Banjir Bekasi Semakin Parah, Ini yang Dibutuhkan Pengungsi
Argo menambahkan, para personel Polri tersebut ditugaskan untuk membantu para warga yang menjadi korban dari peristiwa tersebut. Mereka ditempatkan di berbagai titik banjir. "Pastinya ribuan personel TNI-Polri sudah dikerahkan untuk membantu para warga yang mengalami kebanjiran," ucapnya.
Baca juga: Hadir di Tengah Korban Banjir, Korlantas Polri Beri Bantuan 500 Paket Sembako
Menurut Argo, para personel TNI-Polri itu melakukan perbantuan evakuasi warga, membuat posko dan dapur darurat, sekaligus melakukan pengawasan penerapan standar protokol kesehatan di kala banjir menerjang.
Argo mengklaim, pengerahan personel TNI-Polri untuk membantu warga merupakan wujud implementasi bahwa negara hadir di saat warganya membutuhkan bantuan.
"Personel TNI-Polri merupakan cerminan dari hadirnya Negara dalam membantu para warga yang menjadi korban banjir," ujar Argo.
Personel TNI-Polri diketahui langsung turun membantu warga yang kebanjiran di sejumlah titik. Salah satunya di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Mereka mengerahkan perahu karet, membuat posko darurat dan membantu evaluasi warga yang mengungsi.
Sementara itu, polisi juga melakukan evakuasi dan bantuan ke wilayah Kabupaten Bekasi yang terdampak tanggul Sungai Citarum yang jebol. Di antaranya, Kampung Babakan Banten, Desa Sumber Urip, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
Adapun, yang terdampak banjir Desa Karang Segar dan Desa Karang Harja. Total Kepala Keluarga (KK) yang terdampak 6.000 dengan ketinggian air 1.5 meter.
Lalu, Kampung Biyombong di Desa Pantai bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Yang terdampak banjir Desa Pantai Harapan Jaya, Desa Jaya Sakti, Desa Pantai Bahagia, Desa Pantai Sederhana, Desa Pantai Mekar.
(maf)
Lihat Juga :