Din Syamsuddin Dilaporkan Radikalisme, HNW Pertanyakan Masa Depan Agama
Sabtu, 13 Februari 2021 - 14:01 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mengutip John L Esposito, Guru Besar Studi Islam di Universitas Georgetown, Amerika Serikat soal isu radikalisme agama. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI , Hidayat Nur Wahid mengutip John L Esposito, Guru Besar Studi Islam di Universitas Georgetown, Amerika Serikat soal isu radikalisme agama. Dia mempertanyakan masa depan agama bila tokoh Islam moderat justru dilaporkan terkait radikalisme.
Tulisan Hidayat Nur Wahid yang dituangkan dalam akun Twitternya @hnurwahid itu menyinggung adanya tindakan yang mendiskreditkan/menyudutkan Din Syamsuddin sebagai bagian dari kelompok radikal. Baca juga: Soal Din Syamsuddin, Angkatan Muda Muhammadiyah Tuntut GAR ITB Minta Maaf
"Prof John L. Esposito:”Isu radikalisme agama, merupakan taman bermain bagi intelejen, dan ini membahayakan masa depan agama”. Bagaimana laporan tuduhan radikalisme thd Prof Din? Bgmn masa depan (moderasi) agama, kalau tokoh Islam moderat justru dilaporkan terkait radikalisme?," tulis akun @hnurwahid yang dikutip Sabtu (13/2/2021)
Lebih dari 381 warganet menyukai cuitan politisi PKS itu. Beragam bahasan pun membanjiri kolam komentar tulisan itu.
"HTI, FPI sudah berhasil di matikan ..sekarang grand disign Muhamadiyah melalui Dien Syamsudin tokoh besar Muhamdiyah, Amin Rais sudah, para Jendral juga sudah, NU srbenarnya sudah "dipangku mati "!! Apa sih kemauan orde buzzer ini ???!," balas @YAvokad
Tulisan Hidayat Nur Wahid yang dituangkan dalam akun Twitternya @hnurwahid itu menyinggung adanya tindakan yang mendiskreditkan/menyudutkan Din Syamsuddin sebagai bagian dari kelompok radikal. Baca juga: Soal Din Syamsuddin, Angkatan Muda Muhammadiyah Tuntut GAR ITB Minta Maaf
"Prof John L. Esposito:”Isu radikalisme agama, merupakan taman bermain bagi intelejen, dan ini membahayakan masa depan agama”. Bagaimana laporan tuduhan radikalisme thd Prof Din? Bgmn masa depan (moderasi) agama, kalau tokoh Islam moderat justru dilaporkan terkait radikalisme?," tulis akun @hnurwahid yang dikutip Sabtu (13/2/2021)
Lebih dari 381 warganet menyukai cuitan politisi PKS itu. Beragam bahasan pun membanjiri kolam komentar tulisan itu.
"HTI, FPI sudah berhasil di matikan ..sekarang grand disign Muhamadiyah melalui Dien Syamsudin tokoh besar Muhamdiyah, Amin Rais sudah, para Jendral juga sudah, NU srbenarnya sudah "dipangku mati "!! Apa sih kemauan orde buzzer ini ???!," balas @YAvokad
Lihat Juga :