Selamatkan Buku, Harus Ada Gerakan Bersama Masyarakat Membaca

Minggu, 17 Mei 2020 - 18:50 WIB
loading...
A A A
Doni menjelaskan, bagaimana melatih orang Indonesia yang hampir 260 juta menggunakan handphone itu. Karena, mengerikan sekali bahwa faktanya masyarakat dibombardir dengan berita palsu tanpa adanya literasi teknologi dan juga kemauan untuk membaca guna mencari sebuah fakta. Jadi, diperlukan gerakan masyarakat untuk mengedukasi masyarakat di platform digital ini.

“Jadi, masyarakat yang melek literasi, punya akses digital harus mengedukasi. Tapi kan yang ditulis selama ini lebih pada pengalaman diri kalau mereka nggak mau forward-forward kan. Jadi lebih banyak narsis, cerita dirinya sendiri yang tidak ada unsur edukasi ke masyarakat. Karena masyarakat itu nggak bisa diminta untuk Latihan, langsung berhadapan dengan handphone kalau ada yang keliru bisa langsung ditunjuk di situ,” imbuhnya.

Terakhir, dia menambahkan, penyedia jasa apliaksi seperti Facebook, Twitter dan aplikasi medsos lainnya punya tanggung jawab moral di media. Tidak bisa mereka lepas tanggung jawab bahwa mereka hanya menyediakan platform yang digunakan untuk membohongi dan merasa tidak punya tanggung jawab atas itu. Tentu, itu tidak bisa dibenarkan dalam etika komunikasi. Karena sekarang, di negara barat pun para penyedia aplikasi medsos ini mulai dituntut etika moral mereka untuk membuat sistem yang lebih ketat.

“Karena system forward sudah memakan banyak korban, isu-isu yang beredar lewat forwarding cepat sekali karena pembuat aplikasi tidak bijak membuat fitur itu sehingga masyarakat belum terdidik. Jadi dia harus mengedukasi, membuat mekansime bagaimana saat berita palsu diforward, harus menyetop. Mengedukasi masyarakat sehingga tidak mudah forward, harus ada catatannya,” katanya. kiswondari
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Isu Hankam hingga Pendidikan Dibahas
Hardiknas 2026, SPK...
Hardiknas 2026, SPK Ungkap Upah Dosen Rendah hingga Minim Perlindungan
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Sengketa Satuan Pendidikan...
Sengketa Satuan Pendidikan Tuntas, UIN Jakarta: Proses Integrasi Disepakati Bersama
Rekomendasi
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved