Airlangga Hartarto: Politikus Golkar Bukan Orang Manja dan Gampang Merengek

Jum'at, 12 Februari 2021 - 20:31 WIB
loading...
Airlangga Hartarto:...
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, politikus Partai Golkar bukan orang-orang yang manja dan gampang merengek. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Golkar disebut bukan orang-orang yang manja dan gampang merengek. Jika diilustrasikan, bisa dikatakan kader terbaik Partai Golkar adalah tokoh- tokoh yang sanggup mengarungi badai dan gelombang setinggi apapun.

"Di situlah terletak kekuatan kita," ujar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam acara Studium Generale, Angkatan Pertama Golkar Institute di Jakarta, Jumat (12/2/2021). Baca juga: Revisi UU Pemilu Belum Diperlukan, Golkar: Uji Cobanya di Pilkada Serentak 2024

Dia menilai demokrasi Indonesia menjadi liat dan kenyal justru karena tipe pemimpin dan politikus seperti itu. Dan, pandangan Partai Golkar tentang demokrasi Indonesia bersumber dari pengalaman kesejarahannya sendiri. Dari pengalaman ini, kata dia, Golkar bisa memetik pelajaran berharga dan menyimpulkan bahwa demokrasi Indonesia akan bertahan lama jika pemerintah kuat namun toleran, tegas. Serta adil dalam mengelola berbagai perbedaan yang ada, baik dalam soal aspirasi kedaerahan, dinamika keagamaan, penguatan hak-hak asasi manusia, dan berbagai soal pentingnya lainnya. "Selain mengawal demokrasi, tujuan strategis kita yang lain berada dalam kerangka besar pembangunan Indonesia. Dalam hal ini, Partai Golkar telah mengukir pencapaian yang membesarkan hati," katanya. Baca juga: Airlangga Tegaskan Partai Golkar Siap Hadapi Pilkada Kapan Pun

Dia melanjutkan, sebagai bukti capaian Partai Golkar, selama tiga dekade lebih periode pembangunan dalam era Orde Baru, di mana kekuatan beringin menjadi salah satu pilarnya, tingkat kesejahteraan rakyat meningkat dengan cepat. Indonesia bergerak dari negara miskin di akhir tahun 1960-an menjadi negara berpenghasilan menengah di pertengahan dekade 1990-an. "Pencapaian seperti ini, oleh banyak lembaga internasional, seperti Bank Dunia dan IMF, dianggap sebagai salah satu cerita sukses di Asia dan di kalangan negara berkembang lainnya," tuturnya.

Dia menambahkan, pencapaian besar semacam itu sekarang dan di masa depan harus mampu direbut kembali, bahkan dengan lebih baik lagi. Karena tujuan besar bangsa ini adalah bahwa pada tahun 2045, Indonesia sudah menjadi negara maju sepenuhnya. "Jadi dalam satu generasi lagi, saat republik kita genap berusia satu abad, kita berharap bahwa bangsa Indonesia sudah sama dan sejajar dengan bangsa-bangsa maju lainnya di Amerika, Eropa dan Asia, baik dalam soal tingkat kesejahteraan, kualitas pendidikan, kedalaman industri, teknologi, dan sebagainya," katanya.

Singkatnya, kata Airlangga, semua anak negeri ingin agar bangsa Indonesia merayakan peringatan 100 tahun proklamasi kelak dengan dada tegap dan dengan penuh rasa syukur. Pada saat itulah, bangsa Indonesia akan membuktikan bahwa semua kerja keras dan pengorbanan, serta semua kreativitas dan dedikasi yang telah dilakukan oleh bangsa Indonesia sejak awal kelahirannya memang membuahkan hasil yang nyata. "Itulah cita-cita besar kita. Segenap kader dan pimpinan Partai Golkar wajib memastikan bahwa cita-cita mulia ini memang mampu kita wujudkan menjadi kenyataan," imbuhnya.

Karena itu, Airlangga mengatakan khususnya kepada kaum pemimpin muda seperti para kader yang menjadi peserta dalam gelombang pertama Golkar Institute, bangsa Indonesia akan banyak berharap. Airlangga mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan kaum pemimpin yang ada sekarang sedang menyiapkan fondasi yang lebih kokoh untuk selanjutnya diteruskan oleh generasi kepemimpinan berikutnya. "Dari satu generasi ke generasi lainnya, kemajuan Indonesia harus terus berjalan dengan semakin baik. Dan jika memang demikian adanya, itulah sesungguhnya edikasi dan pengabdian kita yang tertinggi kepada Ibu Pertiwi," katanya.

Menurut dia, tidak banyak partai besar yang memiliki keberanian untuk membuka diri. Kata Airlangga, Golkar adalah salah satu partai besar di Indonesia yang berani melakukan itu. Airlangga menuturkan jika diibaratkan, Golkar adalah sebuah perusahaan publik yang terbuka. Partai terbuka dengan para politikus yang lincah, tangguh, dan cerdas. Rico Afrido Simanjuntak
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Rekomendasi
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Berita Terkini
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved