BMKG: Seluruh Wilayah Pulau Jawa Siaga Banjir, DI Yogyakarta Waspada
Senin, 08 Februari 2021 - 12:15 WIB
loading...
Warga melintasi banjir di kawasan RW 013 Bidara Cina, Jakarta Timur, Senin (8/2/2021). FOTO/KONTRIBUTOR MPI
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) merilis peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang yang bisa berpotensi banjir di sejumlah wilayah di Indonesia pada 8 dan 9 Februari 2021.
BMKG menyebut seluruh wilayah Pulau Jawa berstatus siaga banjir. Sementara DI Yogyakarta berstatus waspada. Berikut di antaranya: Banten (siaga), DKI Jakarta (siaga), Jawa Barat (siaga), Jawa Tengah (siaga), Jawa Timur (siaga), dan DI Yogyakarta (waspada).
Dari pantauan MNC Portal Indonesia di laman resmi BMKG, Senin (8/2/2021), potensi ini akibat adanya tekanan rendah/bibit siklon tropis 91P terdapat di Australia bagian Utara yang membentuk arus perlambatan kecepatan angin/konvergensi yang memanjang di perairan Selatan Bali hingga Laut Timor. Sirkulasi siklonik terpantau di Filipina bagian Selatan yang membentuk konvergensi memanjang di Kalimantan Utara.
Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Berpotensi Banjir di Sejumlah Wilayah
Daerah Pertemuan dan Perlambatan Kecepatan Angin (Konvergensi) lainnya terpantau memanjang di Sumatera Utara, dari Pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, dari perairan Utara Jawa Timur hingga Laut Flores, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur, dari Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tenggara, di NTT bagian Timur, dan dari Papua Barat hingga Papua. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklonik dan di sepanjang garis konvergensi tersebut.
BMKG menyebut seluruh wilayah Pulau Jawa berstatus siaga banjir. Sementara DI Yogyakarta berstatus waspada. Berikut di antaranya: Banten (siaga), DKI Jakarta (siaga), Jawa Barat (siaga), Jawa Tengah (siaga), Jawa Timur (siaga), dan DI Yogyakarta (waspada).
Dari pantauan MNC Portal Indonesia di laman resmi BMKG, Senin (8/2/2021), potensi ini akibat adanya tekanan rendah/bibit siklon tropis 91P terdapat di Australia bagian Utara yang membentuk arus perlambatan kecepatan angin/konvergensi yang memanjang di perairan Selatan Bali hingga Laut Timor. Sirkulasi siklonik terpantau di Filipina bagian Selatan yang membentuk konvergensi memanjang di Kalimantan Utara.
Baca juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Berpotensi Banjir di Sejumlah Wilayah
Daerah Pertemuan dan Perlambatan Kecepatan Angin (Konvergensi) lainnya terpantau memanjang di Sumatera Utara, dari Pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, dari perairan Utara Jawa Timur hingga Laut Flores, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur, dari Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tenggara, di NTT bagian Timur, dan dari Papua Barat hingga Papua. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklonik dan di sepanjang garis konvergensi tersebut.
Lihat Juga :