BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Berpotensi Banjir di Sejumlah Wilayah
Senin, 08 Februari 2021 - 09:52 WIB
loading...
BMKG merilis peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia pada Senin-Selasa (8-9/2/2021). FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) merilis peringatan dini potensi terjadinya cuaca ekstrem hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia pada Senin-Selasa (8-9/2/2021).
Dari pantauan MNC Portal Indonesia di laman resmi BMKG, Senin (8/2/2021), potensi ini akibat adanya tekanan rendah/bibit siklon tropis 91P terdapat di Australia bagian Utara yang membentuk arus perlambatan kecepatan angin/konvergensi yang memanjang di perairan Selatan Bali hingga Laut Timor. Sirkulasi siklonik terpantau di Filipina bagian Selatan yang membentuk konvergensi memanjang di Kalimantan Utara.
Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (Konvergensi) lainnya terpantau memanjang di Sumatera Utara, dari Pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, dari perairan Utara Jawa Timur hingga Laut Flores, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur, dari Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tenggara, di NTT bagian Timur, dan dari Papua Barat hingga Papua. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklonik dan di sepanjang garis konvergensi tersebut.
Baca juga: BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Bakal Diguyur Hujan Siang Hari
Beriktu ini wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah:
Dari pantauan MNC Portal Indonesia di laman resmi BMKG, Senin (8/2/2021), potensi ini akibat adanya tekanan rendah/bibit siklon tropis 91P terdapat di Australia bagian Utara yang membentuk arus perlambatan kecepatan angin/konvergensi yang memanjang di perairan Selatan Bali hingga Laut Timor. Sirkulasi siklonik terpantau di Filipina bagian Selatan yang membentuk konvergensi memanjang di Kalimantan Utara.
Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (Konvergensi) lainnya terpantau memanjang di Sumatera Utara, dari Pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, dari perairan Utara Jawa Timur hingga Laut Flores, dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Timur, dari Sulawesi Barat hingga Sulawesi Tenggara, di NTT bagian Timur, dan dari Papua Barat hingga Papua. Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklonik dan di sepanjang garis konvergensi tersebut.
Baca juga: BMKG Prakirakan Sebagian Wilayah Jakarta Bakal Diguyur Hujan Siang Hari
Beriktu ini wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah:
Lihat Juga :