Klaim Moeldoko Didukung Nasdem dan PKB di Pilpres 2024 Cuma Jualan Nama
Minggu, 07 Februari 2021 - 07:01 WIB
loading...
Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengungkapkan bahwa KSP Moeldoko mengklaim mendapatkan dukungan dari Partai NasDem dan PKB dalam Pilpres 2024 mendatang. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat Andi Mallarangeng mengungkapkan bahwa Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengklaim mendapatkan dukungan dari Partai NasDem dan PKB dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Namun, menurut Andi, klaim tersebut hanya jualan nama semata, dengan harapan agar kader yang ditemui mendukung langkah Moeldoko menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat.
"Ini cuma jual-jual nama. Jual nama NasDem dan nama PKB. Bagaimana pun sekarang ini masih terlalu dini untuk partai manapun menentukan siapa calon presiden dan wakil presidennya, atau mau mendukung siapalah, karenakan masih empat tahun lagi," kata Andi Mallarangeng dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (6/2/2021).
Lebih jauh dia menuturkan, tak hanya partai yang namanya diklaim Moeldoko , tetapi juga beberapa nama menteri di Kabinet Indonesia Maju. Andi pun mengapresiasi langkah dari Menkumham Yasonna Laoly dan Menko Polhukam Mahfud MD yang segera mengklarifikasi dugaan keterlibatan mereka dalam isu kudeta.
Baca juga: Filosofi Kopi Moeldoko dan Isu Kudeta Partai Demokrat
"Saya percaya itu jual-jual saja. Tetapi kan bagus kalau kemudian yang disebutkan namanya itu memberikan klarifikasi. Seperti ya Pak Mahfud, saya apresiasi. Menko Polhukam langsung klarifikasi enggak ada saya, enggak pernah ikut-ikutan. Menkumham kan juga begitu," ujarnya.
"Ini cuma jual-jual nama. Jual nama NasDem dan nama PKB. Bagaimana pun sekarang ini masih terlalu dini untuk partai manapun menentukan siapa calon presiden dan wakil presidennya, atau mau mendukung siapalah, karenakan masih empat tahun lagi," kata Andi Mallarangeng dalam sebuah diskusi virtual, Sabtu (6/2/2021).
Lebih jauh dia menuturkan, tak hanya partai yang namanya diklaim Moeldoko , tetapi juga beberapa nama menteri di Kabinet Indonesia Maju. Andi pun mengapresiasi langkah dari Menkumham Yasonna Laoly dan Menko Polhukam Mahfud MD yang segera mengklarifikasi dugaan keterlibatan mereka dalam isu kudeta.
Baca juga: Filosofi Kopi Moeldoko dan Isu Kudeta Partai Demokrat
"Saya percaya itu jual-jual saja. Tetapi kan bagus kalau kemudian yang disebutkan namanya itu memberikan klarifikasi. Seperti ya Pak Mahfud, saya apresiasi. Menko Polhukam langsung klarifikasi enggak ada saya, enggak pernah ikut-ikutan. Menkumham kan juga begitu," ujarnya.
Lihat Juga :