Stunting Tinggi, Hasto Kritik Kebiasaan Prewedding tapi Tak Pikirkan Kesehatan Pranikah
Sabtu, 06 Februari 2021 - 00:34 WIB
loading...
A
A
A
Hasto menegaskan, langkah ini sangat perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting atau tumbuh kembang anak kerdil. Menurutnya, banyak kesalahpahaman pemikiran (mindset) di tengah masyarakat yang perlu diluruskan. Dia mencontohkan, perempuan yang ingin tampil langsing dengan melakukan diet ketat, sehingga membuat kondisi kesehatan justru tidak menjadi prima.
"Mindset ini penting untuk ditata. Kita juga banyak yang sok tahu, tapi tak tahu. Misalnya ingin langsing, sok tahu, ingin langsing, diet ketat, padahal perempuan itukan menstruasi setiap bulan, bleeding (perdarahan) 100-200 cc. Kalau dia kekurangan nutrisi, anaknya bisa stunting, kan repot. Nah itulah makanya kita harus berjuang keras disitu," katanya.
Baca juga: Atasi Stunting, Calon Pengantin Harus Lapor 3 Bulan Sebelum Nikah
Untuk diketahui, pemerintah menargetkan tingkat prevalensi stunting di Indonesia bisa turun menjadi 14% pada 2024. Pada 2019, tingkat prevalensinya sudah mencapai 27,9%, menurun dari 37% pada 2013. Namun, tren penurunan itu dinilai belum cukup.
Presiden Joko Widodo telah menunjuk BKKBN sebagai badan yang bertanggung jawab dan mengetuai pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
"Mindset ini penting untuk ditata. Kita juga banyak yang sok tahu, tapi tak tahu. Misalnya ingin langsing, sok tahu, ingin langsing, diet ketat, padahal perempuan itukan menstruasi setiap bulan, bleeding (perdarahan) 100-200 cc. Kalau dia kekurangan nutrisi, anaknya bisa stunting, kan repot. Nah itulah makanya kita harus berjuang keras disitu," katanya.
Baca juga: Atasi Stunting, Calon Pengantin Harus Lapor 3 Bulan Sebelum Nikah
Untuk diketahui, pemerintah menargetkan tingkat prevalensi stunting di Indonesia bisa turun menjadi 14% pada 2024. Pada 2019, tingkat prevalensinya sudah mencapai 27,9%, menurun dari 37% pada 2013. Namun, tren penurunan itu dinilai belum cukup.
Presiden Joko Widodo telah menunjuk BKKBN sebagai badan yang bertanggung jawab dan mengetuai pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting di Indonesia.
Lihat Juga :