Antisipasi Hoaks, Menkumham Tekankan Literasi Digital kepada Masyarakat
Jum'at, 05 Februari 2021 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga: Sebar Hoaks Vaksin di Facebook, Pegawai Honorer di Kalbar Diringkus)
"Tidak semua netizen mampu menganalisa konten-konten yang bertebaran di media sosial. Apakah hoaks atau hak? Ke depan, literasi digital harus menjadi bagian dari pendidikan masyarakat," kata Yasonna.
Dalam diskusi yang sama, Wamenkumham Edward OS Hiariej menyampaikan pentingnya media mainstream untuk masyarakat. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini media mainstream sebagai sumber informasi yang terpercaya.
Meski media mainstream dapat hadir dengan kecepatan informasinya. Namun, sampai saat ini sulit menangkal informasi hoaks melalui medsos. Masalah tersebut menjadi tantangan bersama si tengah perkembangan industri media.
"Dalam mengatasi persoalan ini, negara hadir melindungi masyarakat dari fenomena half truth, hoaks dan berbagai bentuk disinformasi yang lahir dari akun-akun media sosial dengan menggunakan UU ITE," jelasnya.
"Tidak semua netizen mampu menganalisa konten-konten yang bertebaran di media sosial. Apakah hoaks atau hak? Ke depan, literasi digital harus menjadi bagian dari pendidikan masyarakat," kata Yasonna.
Dalam diskusi yang sama, Wamenkumham Edward OS Hiariej menyampaikan pentingnya media mainstream untuk masyarakat. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini media mainstream sebagai sumber informasi yang terpercaya.
Meski media mainstream dapat hadir dengan kecepatan informasinya. Namun, sampai saat ini sulit menangkal informasi hoaks melalui medsos. Masalah tersebut menjadi tantangan bersama si tengah perkembangan industri media.
"Dalam mengatasi persoalan ini, negara hadir melindungi masyarakat dari fenomena half truth, hoaks dan berbagai bentuk disinformasi yang lahir dari akun-akun media sosial dengan menggunakan UU ITE," jelasnya.
(maf)
Lihat Juga :