Diundang Penyaluran Bencana, DPC Demokrat Kaget Ketemu Moeldoko

Kamis, 04 Februari 2021 - 17:52 WIB
loading...
Diundang Penyaluran...
Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengungkap isi pertemuan kader-kader Demokrat dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat , Andi Mallarangeng mengungkap isi pertemuan kader-kader Demokrat dengan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko terkait dengan upaya pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat di bawah Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ).

Berdasarkan keterangan kader yang bertemu Moeldoko, Andi menjelaskan bahwa ada sekitar 9 orang dari 9 DPC yang datang ke Jakarta. Padahal, ada banyak pengurus DPC yang dihubungi untuk datang ke Jakarta. Baca juga: Andi Mallarangeng: Katanya Moeldoko Direstui Pak Lurah dan Menteri-menteri

“Kader-kader diundang ke Jakarta, ada beberapa ditelponin tapi yang dateng cuma 8 atau 9 orang. Ya, dari DPC DPC. DPC datang 9, lalu kemudian diajak bertemu di Hotel Aston,” ujar Andi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (4/2/2021).

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era SBY ini juga membeberkan keanehan dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, kedatangan para pengurus DPC ini lantaran diundang ke Jakarta lewat telepon dengan dalih akan ada penyaluran bantuan bencana dan sebagainya. Tapi, saat mereka datang ke Jakarta, mereka justru kaget karena dipertemukan dengan Moeldoko.

“Jadi waktu itu diundang ke Jakarta karena dikatakan ada penyaluran bantuan bencana dan sebagainya. Datang lah ke Jakarta, di Jakarta malah dipertemukan dengan Pak Moeldoko,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Berita Terkini
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Infografis
10 Bencana Alam yang...
10 Bencana Alam yang Banyak Menelan Korban Jiwa pada 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved