Umrah Ditunda, Sapuhi Minta Jamaah Tidak Ambil Dana yang Telah Dibayarkan

Rabu, 03 Februari 2021 - 14:21 WIB
loading...
Umrah Ditunda, Sapuhi...
Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi meminta jamaah untuk sementara tidak mengambil biaya umrah yang telah dibayarkan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia ( Sapuhi ), Syam Resfiadi meminta jamaah untuk sementara tidak mengambil biaya umrah yang telah dibayarkan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Hal ini terkait adanya penundaan keberangkatan ibadah Umrah akibat adanya kebijakan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang melarang 20 negara masuk ke wilayahnya termasuk Indonesia. Baca juga: WNI Dilarang Masuk Saudi, Sapuhi: Keberangkatan Umrah pada Februari Gagal Total

“Ya semoga saja ini semua pihak yang terkait ini berlapang dada dan bisa menerima bahwa ini bukan kemauan kita bersama. Sehingga apa-apa terjadi dan sudah dikeluarkan, biaya-biaya yang ada bisa dipertahankan untuk tidak bisa batalkan,” ujar Syam dari keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Rabu (3/2/2021).

Namun, kata Syam, jika kebijakan pelarangan masuk Arab Saudi sudah berkepanjangan dana yang sudah dibayarkan bisa diambil oleh para jamaah. “Bahkan, apabila memang berkepanjangan dan jamaah ingin dikembalikan ya pihak-pihak kepada yang terkait termasuk airlines, hotel dan segala macamnya bisa mengembalikan dana-dana itu kepada pihak yang bersangkutan terutama pertama jamaah. Include masalah visa umrah itu sendiri dalam sistem yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.

Syam juga meminta agar para PPIU, jika ada biaya yang sudah dibayarkan tidak bisa dikembalikan agar tidak hangus. “Kepada pihak-pihak terkait, mohon biaya-biaya yang memang tidak bisa dikembalikan ya ditahan agar tidak menjadi hangus. Namun juga sebaiknya pihak-pihak langsung yang merasakan dampak ini adalah jamaah umrah, mohon tidak minta kembalian uang,” katanya.

Pasalnya, kata Syam, dana yang sudah dibayarkan juga terkait dengan pihak-pihak lain seperti hotel, transportasi dan akomodasi lainnya. “Karena ini dengan pihak-pihak yang terkait itulah hotel, transport, dan segala macam itulah, pesawat. Mereka juga punya kebijaksanaan yang bukan di bawah naungan dan kekuasaan kita sebagai travel.”

“Sehingga semua yang terkait dalam bidang ini, berlapang dada dan bisa menerima mau bekerja sama dengan baik agar bisa diselesaikan secara bijaksana oleh semua pihak,” sambungnya.

Syam pun mengimbau agar jamaah umrah yang sudah membayarkan dananya untuk tidak diambil sementara waktu. “Sekali kepada jamaah untuk tidak mengambil uang, untuk bisa dibatalkan. Kita tunda saja sampai dengan mungkin habis Lebaran, kemungkinan habis puasa, habis haji mungkin atau musim haji, wallahualam haji tahun ini ada atau tidak. Sehingga bisa dirasakan bersama dampaknya.” Baca juga: Kedatangan Jamaah Umrah RI Ditangguhkan, Amphuri Hormati Keputusan Saudi

“Tapi kita ketahui bahwa jamaah atau konsumen ini adalah raja, mereka yang berkuasa untuk bisa menarik maupun tidak. Mereka punya hak di sana, sehingga apapun juga ya kita harus melayani dengan sebaik-baiknya,” tegas Syam.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepedulian Kapolri terhadap...
Kepedulian Kapolri terhadap Warga Kurang Mampu melalui Umrah Gratis dan Bedah Rumah
Bus Jemaah Umrah Indonesia...
Bus Jemaah Umrah Indonesia Terbakar Dekat Madinah, Kemenhaj: Seluruh Jemaah Selamat
28.170 Jemaah Umrah...
28.170 Jemaah Umrah Sudah Dipulangkan ke Indonesia Pascakonflik Timur Tengah
Konflik Timur Tengah,...
Konflik Timur Tengah, Selly DPR Ingatkan Pemerintah Lindungi Jemaah dan Pembiayaan Haji
Jangan Panik! Ini 5...
Jangan Panik! Ini 5 Langkah Krusial Jemaah Umrah Hadapi Delay di Bandara Jeddah
Hampir 15.000 Jemaah...
Hampir 15.000 Jemaah Umrah Dipulangkan, Pemerintah Pastikan Tak Ada yang Terabaikan
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Minta Tunda Pemeriksaan hingga 29 Juni 2026
Rekomendasi
Anang Hermansyah Kompak...
Anang Hermansyah Kompak Wisuda Bareng Ashanty dan Azriel di UNAIR, Raih Gelar S2 dan S3
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved