Konflik Timur Tengah, Selly DPR Ingatkan Pemerintah Lindungi Jemaah dan Pembiayaan Haji

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:05 WIB
loading...
Konflik Timur Tengah,...
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina meminta pemerintah melindungi jemaah umrah sekaligus menjaga stabilitas jemaah haji. Sikap itu diungkapkan Selly merespons konflik Timur Tengah. Foto: Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina meminta pemerintah melindungi jemaah umrah sekaligus menjaga stabilitas jemaah haji. Sikap itu diungkapkan Selly merespons konflik Timur Tengah yang membuat ketegangan geopolitik di kawasan hingga melemahkan nilai tukar rupiah terhadap Dollar.

"Berkecamuknya konflik Timur Tengah berdampak segala aspek, dari keamanan hingga ekonomi. Karena itu perlu mitigasi komprehensif dari membawa pulang jemaah umrah dan memastikan keuangan haji tidak terganggu," ujar Selly, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Konflik Timur Tengah, Prabowo: Kita Berada di Jalur Tak Memihak Mana Pun

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi merilis beberapa tenggat penting dalam waktu umrah, yakni pengajuan visa umrah pada 19 Maret 2026, batas terakhir jemaah umrah dapat memasuki Arab Saudi pada 2 April 2026, serta kewajiban seluruh jemaah umrah meninggalkan Arab Saudi paling lambat 18 April 2026. Setelah tanggal tersebut, seluruh aktivitas umrah dihentikan untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji.

Di sisi lain, perang rudal antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat hingga blokade Selat Hormuz membuat tekanan rupiah meninggi. Hingga kemarin, nilai tukar terhadap dollar menyentuh Rp17 ribu per USD1.

Selly memandang kebijakan di Timur Tengah perlu dibaca dalam konteks situasi aktual di lapangan. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kementerian Haji dan Umrah, hingga saat ini masih terdapat puluhan ribu jemaah Indonesia yang terdampak dinamika perjalanan umrah.

Dari sekitar 58.000 jemaah yang sebelumnya dilaporkan tertahan, baru sekitar 19.509 jemaah yang berhasil dipulangkan, sehingga masih terdapat jumlah signifikan yang perlu terus dikawal kepulangannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
DPR Desak Negara Tindak...
DPR Desak Negara Tindak Keras Tanpa Kompromi Judi Online dan Teror Pinjol
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Komisi VI DPR: Kenaikan...
Komisi VI DPR: Kenaikan Harga BBM Dilakukan Tiba-tiba, Kami Belum dapat Informasi
DPR Awasi Tata Kelola...
DPR Awasi Tata Kelola BGN Buntut Dadan Cs Terjerat Kasus Dugaan Korupsi
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Rekomendasi
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
Berita Terkini
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved