Ini Sisi Negatif Sikap Pemerintah Tolak Revisi UU Pemilu

Senin, 01 Februari 2021 - 16:02 WIB
loading...
Ini Sisi Negatif Sikap...
ikap pemerintah yang menolak rencana Revisi Undang-undang Pemilu menjadi sorotan banyak pihak. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sikap pemerintah yang menolak rencana Revisi Undang-Undang ( RUU) Pemilu menjadi sorotan banyak pihak. Padahal sikap pemerintah itu memiliki sisi negatif.

"Kalau dari sisi negatifnya, ada banyak isu yang menurut saya adalah krusial untuk kemudian harus dibicarakan kembali," kata Direktur Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia, Aditya Perdana dihubungi SINDOnews, Senin (1/2/2021). Baca juga : Mayoritas Parpol Tak Mau Revisi UU Pemilu, Jimly: Yang Penting Capres Jangan Dua

Aditya memberikan contoh yang paling penting itu adalah tidak adanya kerangka hukum pelaksanaan Pemilu di masa bencana atau nonbencana seperti Pilkada Serentak 2020. "Baik itu Pemilu Legislatif atau pun Pemilu Eksekutif. Dan itu menurut saya perlu kemudian dimasukkan ke dalam pembahasan Undang-undang yang baru," ujarnya.

Baca juga: Polemik RUU Pemilu, Perlukah Hak Politik Eks Anggota HTI dan FPI Dihapus?
Baca juga: Berstatus Warga AS, Kemendagri Minta Polisi Periksa Bupati Terpilih di NTT

Menurut dia, masalah yang terjadi pada pelaksanaan Pilkada 2020 lalu akan terulang pada Pemilu berikutnya. Selain itu, dia menilai soal amanat konsensus politik terkait dengan konsep Pemilu serentak juga harus dibicarakan dalam desain Pemilu.Baca juga : Pilkada Serentak 2022 dan 2023 untuk Memenuhi Hak Politik Rakyat

"Itu maunya kayak apa, karena itu kan secara eksplisit sudah diamanatkan Mahkamah Konstitusi, jadi mau tidak mau itu harus dimasukkan ke dalam desainnya itu kayak apa. Oleh karena itu, pandangan saya, kalau ini tidak dibahas, maka kerugiannya tentu saja ya akan berulang ke persoalan-persoalan pelaksanaan Pemilu atau Pilkada sebelumnya," tuturnya.
Baca juga : Jenderal Andika Perintahkan TNI AD Bangun Tenda Kesehatan untuk Korban Gempa Bumi Sulbar

Dia menjelaskan tidak ada suatu kejelasan dari aspek legalnya. "Menurut saya itu problem, kita akan menghadapi situasi siklus Pemilu kalau saya menyebutnya, gonta-ganti Pemilu lagi, membicarakan sistem Pemilu lagi setiap lima tahunan, dan itu menurut saya akhirnya membuang energi, padahal maunya DPR kan seperti yang pernah sampaikan, maunya DPR kan sesuatu yang ajeg dan sudah jelas selama puluhan tahun tidak digonta-ganti, nah itu jadi problem," katanya.

Baca juga: Banyak Penolakan Fraksi, Golkar Akui RUU Pemilu Sulit Dilanjutkan

Kemudian, dia mengungkapkan sisi negatif lainnya adalah polarisasi masyarakat akan sering terjadi. "Oposisi akan terus menggoyang pemerintahan. Seperti masa-masa kemarin lah 2019, di 2020 relatif enggak terlalu kelihatan kan," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Rekomendasi
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Berita Terkini
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved