Banyak Penolakan Fraksi, Golkar Akui RUU Pemilu Sulit Dilanjutkan

Jum'at, 29 Januari 2021 - 15:51 WIB
loading...
Banyak Penolakan Fraksi,...
Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Setelah semua fraksi Komisi II DPR sepakat untuk mengajukan Rancangan Undang-Undang tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu dan Undang-Undang Nomor 10/2016 tentang Pilkada ( RUU Pemilu ) pada akhir 2020 lalu, di awal tahun ini sejumlah fraksi berbalik menolak untuk merevisi UU tersebut.

"Dalam beberapa hari ini Kita mendapatkan pandangan lain tentang RUU ini. Misalnya ada fraksi partai politik yang meminta RUU ini ditunda karena masih fokus dalam masalah penanganan pandemi," kata Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Golkar , Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Jumat (29/1/2021).

Tentu, sambung Doli, bagi Golkar pandangan ini menjadi penting untuk dicermati. Karena lahirnya UU berdasarkan kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Dan RUU Pemilu ini merupakan RUU inisiatif DPR, sehingga semua fraksi harus mempunyai pandangan yang sama apakah UU itu perlu diubah atau tidak.

Baca juga: Hanura Sebut Desain RUU Pemilu Bukan untuk Penguatan Demokrasi

Doli menceritakan, awalnya semua fraksi di Komisi II DPR sepakat untuk melakukan revisi UU Pemilu dan juga UU Pilkada. Namun, setelah draf RUU ini disusun dan fraksi melakukan komunikasi dengan masing-masing pimpinan partai, muncul perkembangan berbeda di mana sikap masing-masing fraksi dan parpol menolak.

"Jadi, menurut kami di Golkar, saya kira kita harus duduk kembali apakah RUU ini akan dilanjutkan atau tidak dan mencapai kesepakatan yang bulat," ujarnya.

Karena itu, sambung dia, Komisi II DPR akan rapat kembali meminta ketegasan dari masing masing fraksi yang merupakan kepanjangan parpol ini, apakah ada pernyataan resmi untuk melanjutkan RUU Pemilu ini atau tidak. Kalau memang masing-masing parpol sepenuhnya memutuskan untuk menyerahkan ke Komisi II.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Anggota DPRD Fraksi...
Anggota DPRD Fraksi Golkar Miliki Peran Strategis Perkuat Fondasi Fiskal Daerah
Terima Kunjungan Komisi...
Terima Kunjungan Komisi II DPR, Bupati Sambas Satono Dorong Otonomi Daerah Perbatasan
Rekomendasi
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Quick Marriage with...
Quick Marriage with Twins: A Dazzling Mom's Tale di V+Short, Kisah Ibu Tangguh yang Menemukan Cinta Lamanya
Berita Terkini
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Roy Suryo usai Penangguhan...
Roy Suryo usai Penangguhan Penahanan Dikabulkan: Ini Kemenangan Rakyat Indonesia
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved