Harlah ke-95 NU, Bamusi Bicara Kedekatan Bung Karno dan Nahdlatul Ulama
Sabtu, 30 Januari 2021 - 13:36 WIB
loading...
Foto Presiden Indonesia Soekarno atau popular disapa Bung Karno. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Organisasi sayap PDI Perjuangan, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) mengingatkan kembali kedekatan para tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dengan Presiden Pertama RI, Soekarno ( Bung Karno ). Hal itu dikatakan Sekretaris Umum Bamusi, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menjelang peringatan Harlah ke-95 NU yang jatuh pada 31 Januari 2021.
Gus Falah menyatakan, kedekatan Bung Karno dengan para ulama NU seperti Hadratusysyaikh KH Muhammad Hasyim Asy'ari dan KH Abdul Wahab Hasbullah telah sangat lama terjalin. Bahkan Bung Karno sering meminta nasihat tokoh NU sebelum menerapkan keputusan penting untuk bangsa dan negara.
"Seperti ketika Bung Karno merumuskan Pancasila, beliau selalu meminta dawuh dari Hadratusysyaikh, dan putranya yang juga ayah dari Gus Dur, yakni KH Abdul Wahid Hasjim," kata Gus Falah dalam keterangan resminya, Sabtu (30/1/2021).
Baca juga: Corona Masih Melanda, PBNU Tunda Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama
Gus Falah melanjutkan, kedekatan Bung Karno dengan NU juga tampak, tatkala Sang Proklamator ingin mengundang para tokoh agama untuk menggelar suatu pertemuan. Bung Karno pun meminta saran dari KH Wahab Hasbullah tentang nama yang cocok untuk pertemuan tersebut.
"Dan KH Wahab Hasbullah pun menyarankan kepada Bung Karno untuk menamakan pertemuan tersebut 'Halal bi Halal'," ujar Gus Falah.
Gus Falah menyatakan, kedekatan Bung Karno dengan para ulama NU seperti Hadratusysyaikh KH Muhammad Hasyim Asy'ari dan KH Abdul Wahab Hasbullah telah sangat lama terjalin. Bahkan Bung Karno sering meminta nasihat tokoh NU sebelum menerapkan keputusan penting untuk bangsa dan negara.
"Seperti ketika Bung Karno merumuskan Pancasila, beliau selalu meminta dawuh dari Hadratusysyaikh, dan putranya yang juga ayah dari Gus Dur, yakni KH Abdul Wahid Hasjim," kata Gus Falah dalam keterangan resminya, Sabtu (30/1/2021).
Baca juga: Corona Masih Melanda, PBNU Tunda Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama
Gus Falah melanjutkan, kedekatan Bung Karno dengan NU juga tampak, tatkala Sang Proklamator ingin mengundang para tokoh agama untuk menggelar suatu pertemuan. Bung Karno pun meminta saran dari KH Wahab Hasbullah tentang nama yang cocok untuk pertemuan tersebut.
"Dan KH Wahab Hasbullah pun menyarankan kepada Bung Karno untuk menamakan pertemuan tersebut 'Halal bi Halal'," ujar Gus Falah.
Lihat Juga :