Perhimpunan Alumni Jerman Siap Bantu Pemerintah Majukan Ekonomi Indonesia

Jum'at, 29 Januari 2021 - 19:59 WIB
loading...
Perhimpunan Alumni Jerman...
Ketua Umum PAJ terpilih periode 2020-2023, Vidi Galenso Syarief, mengaku ingin melanjutkan agenda kepengurusan sebelumnya dan menambah agenda baru sesuai arahan rapat pengurus. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Alumni Jerman (PAJ) akan menjaga hubungan baik bilateral antara Indonesia dan Jerman. Khususnya, di bidang pendidikan, teknologi, ekonomi, sosial, dan kebudayaan.

Ketua Umum PAJ terpilih periode 2020-2023, Vidi Galenso Syarief, mengaku ingin melanjutkan agenda kepengurusan sebelumnya dan menambah agenda baru sesuai arahan rapat pengurus.

"Akan merangkul seluruh elemen alumni Jerman yang ada di Tanah Air, maupun seluruh dunia untuk membawa kemajuan bagi Indonesia dengan visi misi serta program yang siap mendukung pemerintah untuk memajukan perekonomian Indonesia, baik di masa pademi covid-19 ini, maupun setelahnya," kata Vidi dalam keterangan tertulis, Jumat (29/1/2021).

Baca juga: Menlu Jerman Sebut Orang yang Sudah Divaksin Covid-19 Harus Diberi 'Kebebasan'

Vidi mengaku akan berusaha menjadi komunikator antara pemerintah Indonesia dengan Jerman. Harapannya, banyak investasi Jerman yang datang ke Indonesia. Dia juga mengaku akan mengembangkan jaringan alumni Jerman sampai ke pelosok daerah untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja.

"Sinergi inilah yang diharapkan hadir dengan terbentuknya Kepengurusan DPP PAJ periode 2020-2023. Terlampir Bagan Struktur Organisasi DPP PAJ periode 2020-2023, nama-nama pengurus, alamat sekretariat dan kontak serta link sosial media yang bisa diakses publik," katanya.

Vidi juga mengucapkan selamat kepada Kapolri baru, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia berharap Listyo Sigit bisa menjalankan tugas negara bersinergi dengan TNI menjaga keamanan dan stabilitas NKRI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
2 WNI Akui Dapat Kekerasan...
2 WNI Akui Dapat Kekerasan Fisik saat Ditahan Israel, Diinjak, Ditendang, hingga Disetrum
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Alami Kekerasan Ditendang, Dipukul, hingga Disetrum
Menlu Ungkap Kondisi...
Menlu Ungkap Kondisi 9 WNI yang Ditangkap Israel: Komunikasi Sulit
Kemlu: Tak Ada Korban...
Kemlu: Tak Ada Korban WNI dalam Insiden Penembakan di Masjid San Diego California
KRI Canopus-936 Laksanakan...
KRI Canopus-936 Laksanakan Pelayaran Perdana dari Jerman ke Indonesia
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Rekomendasi
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved