Soal Cuitan Abu Janda, PBNU: Wah Itu Enggak Ngerti Islam
Jum'at, 29 Januari 2021 - 08:29 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal Pengurus Besat Nadhatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini berkomentar mengenai postingan Permadi Arya alias Abu Janda di media sosialmengenai Islam yang dinilai arogan.
Abu Janda mencuit di akun @permadiaktivis1 hal tersebut pada Minggu 24 Januari 2021 saat menanggapi cuitan Tengku Zulkarnain.
Menurut Helmy, Abu Janda tidak mengerti betul tentang agama dan tidak bisa membedakan antara agama dengan individu.
"Wah itu enggak ngerti Islam itu. Masa begitu? Saya tidak tahu persis. Harus dibedakan antara agama dengan orang ya," kata Helmy kepada wartawan di Gedung PBNU, Kamis (28/1/2021).Baca juga: Penjelasan KNPI Soal Pelaporan Abu Janda Terkait Dugaan Rasisme
"Kalau oknum dalam beragama itu di semua agama ada. Sehingga mencerminkan agama itu kejam, agama itu radikal dan seterusnya," lanjutnya.
Helmy pun menambahkan, semua agama pasti mengajarkan kebaikan, dan jika ada yang mengajarkan tentang kejahatan, itu artinya dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan agama.
"Semua agama mengajarkan pada kedamaian. Kalau ada yang mengajarkan kekerasan itu adalah oknum-oknum dari umat beragama itu," tuturnya.Baca juga: Natalius Pigai: Gus Dur dan NU Selalu Jadi Idola Saya
Abu Janda mencuit di akun @permadiaktivis1 hal tersebut pada Minggu 24 Januari 2021 saat menanggapi cuitan Tengku Zulkarnain.
Menurut Helmy, Abu Janda tidak mengerti betul tentang agama dan tidak bisa membedakan antara agama dengan individu.
"Wah itu enggak ngerti Islam itu. Masa begitu? Saya tidak tahu persis. Harus dibedakan antara agama dengan orang ya," kata Helmy kepada wartawan di Gedung PBNU, Kamis (28/1/2021).Baca juga: Penjelasan KNPI Soal Pelaporan Abu Janda Terkait Dugaan Rasisme
"Kalau oknum dalam beragama itu di semua agama ada. Sehingga mencerminkan agama itu kejam, agama itu radikal dan seterusnya," lanjutnya.
Helmy pun menambahkan, semua agama pasti mengajarkan kebaikan, dan jika ada yang mengajarkan tentang kejahatan, itu artinya dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan agama.
"Semua agama mengajarkan pada kedamaian. Kalau ada yang mengajarkan kekerasan itu adalah oknum-oknum dari umat beragama itu," tuturnya.Baca juga: Natalius Pigai: Gus Dur dan NU Selalu Jadi Idola Saya
(dam)
Lihat Juga :