Anggaran Covid-19 dan PEN Capai Rp553,09 T, Bamsoet: Harus Tepat Sasaran
Rabu, 27 Januari 2021 - 18:50 WIB
loading...
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk dapat merealisasikan anggaran penanganan Covid-19 dan PEN 2021. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 mencapai Rp553,09 triliun. Alokasi anggaran ini lebih tinggi dari pagu semula yang ditetapkan dalam UU APBN 2021, yakni Rp365,5 triliun.
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk dapat merealisasikan anggaran penanganan Covid-19 dan PEN 2021 tersebut sesuai dengan program dan target yang sudah ditetapkan, dengan difokuskan pada empat aspek yakni kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. "Pemerintah harus memastikan program PEN juga diiringi dengan penanganan Covid-19 yang maksimal, mengingat pemulihan ekonomi dapat terwujud secara beriringan dengan menurunnya jumlah kasus Covid-19 serta kembali normalnya aktivitas-ekonomi masyarakat," katanya, Rabu (27/1/2021). Baca juga: 1.900 Rumah Sakit Ajukan Klaim Pembayaran Penanganan Pasien Covid-19
Dikatakan Bamsoet, kementerian dan lembaga khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus berkomitmen untuk terus mendukung realisasi PEN dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 secara optimal dan tepat sasaran agar upaya pemulihan dan pertumbuhan ekonomi dapat segera terwujud."Kami meminta pemerintah untuk memastikan bantuan sosial masyarakat yang telah dianggarkan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran sesuai dengan jumlah yang ditentukan, serta dapat segera direalisasikan agar dapat membantu perekonomian masyarakat terus berputar sehingga dapat berdampak baik pada pemulihan ekonomi nasional," katanya. Baca juga: Perjuangan Melawan Covid-19 Belum Berakhir, Airlangga Seimbangkan Gas dan Rem
Terkait kasus Covid-19 yang telah menembus angka 1 juta per Selasa (26/1/2021), dan sudah lebih dari 600 tenaga kesehatan gugur dalam menghadapi pandemi, Bamsoet menyampaikan keprihatinan dan kekhawatiran terhadap tingginya angka masyarakat yang terpapar Covid-19. "Kami meminta pemerintah mengevaluasi program yang sedang berjalan, dan segera menentukan strategi dan langkah baru yang tepat dalam menangani pandemi covid-19 di masing-masing wilayah," katanya.
Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk dapat merealisasikan anggaran penanganan Covid-19 dan PEN 2021 tersebut sesuai dengan program dan target yang sudah ditetapkan, dengan difokuskan pada empat aspek yakni kesehatan, perlindungan sosial, program prioritas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah. "Pemerintah harus memastikan program PEN juga diiringi dengan penanganan Covid-19 yang maksimal, mengingat pemulihan ekonomi dapat terwujud secara beriringan dengan menurunnya jumlah kasus Covid-19 serta kembali normalnya aktivitas-ekonomi masyarakat," katanya, Rabu (27/1/2021). Baca juga: 1.900 Rumah Sakit Ajukan Klaim Pembayaran Penanganan Pasien Covid-19
Dikatakan Bamsoet, kementerian dan lembaga khususnya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) harus berkomitmen untuk terus mendukung realisasi PEN dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 secara optimal dan tepat sasaran agar upaya pemulihan dan pertumbuhan ekonomi dapat segera terwujud."Kami meminta pemerintah untuk memastikan bantuan sosial masyarakat yang telah dianggarkan dapat tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran sesuai dengan jumlah yang ditentukan, serta dapat segera direalisasikan agar dapat membantu perekonomian masyarakat terus berputar sehingga dapat berdampak baik pada pemulihan ekonomi nasional," katanya. Baca juga: Perjuangan Melawan Covid-19 Belum Berakhir, Airlangga Seimbangkan Gas dan Rem
Terkait kasus Covid-19 yang telah menembus angka 1 juta per Selasa (26/1/2021), dan sudah lebih dari 600 tenaga kesehatan gugur dalam menghadapi pandemi, Bamsoet menyampaikan keprihatinan dan kekhawatiran terhadap tingginya angka masyarakat yang terpapar Covid-19. "Kami meminta pemerintah mengevaluasi program yang sedang berjalan, dan segera menentukan strategi dan langkah baru yang tepat dalam menangani pandemi covid-19 di masing-masing wilayah," katanya.
(cip)
Lihat Juga :