Jokowi Ungkap Penyebab Lambatnya Realisasi Vaksinasi Tenaga Kesehatan

Rabu, 27 Januari 2021 - 09:16 WIB
loading...
Jokowi Ungkap Penyebab...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapannya terkait masih rendahnya realisasi vaksinasi COVID-19 terhadap tenaga kesehatan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) memberikan tanggapannya terkait masih rendahnya realisasi vaksinasi COVID-19 terhadap tenaga kesehatan . Dia menyebut bahwa hal ini dikarena karena masih tahap awal vaksinasi.

“Ini kan memang baru kan awal-awal. Vaksinasi ini kan awal. Dimulai dari tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat. Dan biasa di awal ada manajemen lapangan yg perlu diperbaiki,” ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (27/1/2021). Baca juga: Sejumlah Tokoh Terima Suntikan Kedua Bareng Jokowi, Raffi Ahmad Ikutan Lagi

Dia mengatakan saat ini memang baru kurang lebih 250 ribu tenaga kesehatan yang sudah divaksin untuk. Namun menurutnya dalam dua hari terakhir menunjukkan progres yang baik.

“Tetapi sehari dua hari ini melonjaknya sudah cukup tajam. Jadi sehari bisa 50 ribu,” katanya.

Jokowi menargetkan bahwa setidaknya dalam satu hari bisa dilakukan vaksinasi setidaknya kepada 1 juta orang. Namun memang hal ini memerlukan waktu. Baca juga: Vaksinasi COVID-19 Dosis Kedua, Dokter yang Suntik Jokowi Tak Terlalu Gemetar

“Kita harapkan memang targetnya, karena kita memiliki 30 ribu vaksinator yang ada di 10 ribu Puskesmas kita, maupun di 3.000 RS kita. Kita harapkan sehari paling tidak, bisa 900 sampai 1 juta yang bisa divaksin. Ini target. Tapi itu perlu waktu. Perlu manajemen lapangan yang baik dan ini yang selalu terus saya sampaikan kepada Menteri Kesehatan,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Respons Mahfud MD soal...
Respons Mahfud MD soal Isu Ijazah Palsu Jokowi, Jadi Presidennya Tetap Sah
Jokowi Bersedia Jadi...
Jokowi Bersedia Jadi Dewan Pembina Rampai Nusantara
Prabowo Bangga Indonesia...
Prabowo Bangga Indonesia Pernah Dipimpin SBY dan Jokowi
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Efisiensi Anggaran Era Prabowo Akibat Buruknya Pemerintahan Jokowi
Ratusan Tenaga Kesehatan...
Ratusan Tenaga Kesehatan Bersinergi, Dorong Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Rekomendasi
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Berita Terkini
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
KPK Telusuri Pembelian...
KPK Telusuri Pembelian Aset Fadia Arafiq saat Jabat Bupati Pekalongan
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Dokter Tifa Ditangkap...
Dokter Tifa Ditangkap Polisi dan Dibawa ke Polda Metro Jaya, Ini Kata Kuasa Hukum
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved