Epidemiolog Nilai Kebijakan PPKM Tidak Terlalu Signifikan Perangi COVID-19

Senin, 25 Januari 2021 - 06:09 WIB
loading...
Epidemiolog Nilai Kebijakan...
Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman menilai, kebijakan PPKM tidak terlalu signifikan dalam memerangi pandemi virus corona atau COVID-19. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Epidemiolog Griffith University, Dicky Budiman menilai, kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tidak terlalu signifikan dalam memerangi pandemi virus corona atau COVID-19 . Seperti diketahui kebijakan PPKM sendiri sudah dilakukan sejak 11 Januari hingga 25 Januari 2021 atau hari ini.

"Program PPKM ini tentu ada dampaknya ya, tapi tidak terlalu signifikan karena yang harus dipahami bahwa PPKM ini masuk dalam kategori intervensi tambahan, pelengkap," kata Dicky kepada MNC Portal, Senin (25/1/2021). (Baca juga; DKI Perpanjang PSBB Hingga 8 Februari, Anies Baswedan Ajak Warga Saling Melindungi )

Menurut Dicky, PPKM merupakan kebijakan pelengkap yang diberlakukan sebagai penopang kebijakan utama, yakni testing, tracing dan treatment atau 3T dalam menekan laju pandemi virus corona. Justru kata dia, hal utama yang harus diperkuat adalah 3T tersebut sehingga kebijakan PPKM juga dapat memberikan dampak yang lebih besar.

"Utamanya ini yang harus di tingkatkan yang harus dikuatkan baik secara kualitas maupun kuantitas dan tidak bisa bersifat parsial harus terintegrasi, sinergi, konferhensif, merata antara daerah, yaitu di deteksi kasus secara aktif dan masif baik berupa screening, dalam bentuk klinik demam, testing, tracing yang berlanjut pada isolasi karantina," ungkapnya.

Disisi lain kata dia, penguatan 3T tersebut juga dapat dilakukan dengan melakukan PSBB dan juga menerapkan protokol kesehatan 5M. "Jadi untuk mempersempit jeda waktu antara pengendalian pandemi dengan kecepatan virus menyebar ya djlakukan PSBB itu sehingga bisa," tandasnya. (Baca juga; Anies Diminta Lock Down Jakarta Dua Minggu, Warganet: Pusat Ngga Ngizinin )
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Musim Hujan Tiba, Waspadai...
Musim Hujan Tiba, Waspadai Penyakit dan Terapkan Tips Kesehatan dari Pakar Epidemiologi
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
Rekomendasi
Dukung Ekonomi Berkelanjutan,...
Dukung Ekonomi Berkelanjutan, Jamkrindo Syariah Perkuat Penerapan Prinsip Syariah
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 16: Keputusan Mengejutkan Mila di Tengah Perebutan Harta Warisan!
Berita Terkini
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Siap Pasok Obat-obatan hingga Benih Gandum ke Indonesia
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Menangkan Praperadilan...
Menangkan Praperadilan soal Penangkapan, Roy Suryo Kian Pede Jalani Sidang Praperadilan Kedua
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved