Barru Dapat Bantuan Alsintan 100 Unit Hand Traktor
Minggu, 24 Januari 2021 - 14:42 WIB
loading...
Kelompok tani yang ada di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).
A
A
A
BARRU - Kelompok tani yang ada di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Penyerahan bantuan secara simbolis ini dilakukan Bupati Barru Suardi Saleh di Baruga Singkeru Adae Rumah Jabatan Bupati.
Bantuan yang bersumber dari APBN ini berupa Hand Traktor 100 unit, Merk Kubota, dengan Harga perkiraan sebesar Rp. 26 Juta perunit.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Alsintan saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan pertanian. Hal ini dikarenakan melalui teknologi tepat guna, petani dapat lebih efisien dalam meningkatkan hasil panen.
Peran Alsintan tidak hanya mendukung proses budidaya maupun pasca-panen, tetapi juga beragam pengembangan proses hasil panen menjadi produk pangan tambahan.
"Tentu saja, transformasi teknologi bagi para petani ini berjalan lebih efektif, hemat waktu, serta lebih ramah lingkungan. Dalam waktu singkat, petani dapat meningkatkan kesejahteraannya," ujar Mentan SYL, Sabtu (23/1/2020).
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menambahkan, dengan Alsintan juga bisa mengurangi biaya produksi hingga 30%. Proses pengembangan lahan pertanian menggunakan Alsintan dapat berjalan lebih cepat.
"Selain itu, biaya produksi yang dibutuhkan juga bisa berkurang cukup banyak," kata Sarwo Edhy.
Bantuan yang bersumber dari APBN ini berupa Hand Traktor 100 unit, Merk Kubota, dengan Harga perkiraan sebesar Rp. 26 Juta perunit.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Alsintan saat ini sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan pertanian. Hal ini dikarenakan melalui teknologi tepat guna, petani dapat lebih efisien dalam meningkatkan hasil panen.
Peran Alsintan tidak hanya mendukung proses budidaya maupun pasca-panen, tetapi juga beragam pengembangan proses hasil panen menjadi produk pangan tambahan.
"Tentu saja, transformasi teknologi bagi para petani ini berjalan lebih efektif, hemat waktu, serta lebih ramah lingkungan. Dalam waktu singkat, petani dapat meningkatkan kesejahteraannya," ujar Mentan SYL, Sabtu (23/1/2020).
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menambahkan, dengan Alsintan juga bisa mengurangi biaya produksi hingga 30%. Proses pengembangan lahan pertanian menggunakan Alsintan dapat berjalan lebih cepat.
"Selain itu, biaya produksi yang dibutuhkan juga bisa berkurang cukup banyak," kata Sarwo Edhy.
Lihat Juga :