Menelisik 'Panggung Belakang' Risma yang Dinilai Bikin Gerah Elit Politik
Sabtu, 23 Januari 2021 - 08:45 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Karyono, justru apa yang terjadi di panggung belakang yang menjadi faktor utama munculnya polemik di antara politisi dan netizen. Bukan sepak terjang Risma yang menempuh jalan turun ke bawah atau blusukan yang menjadi persoalan, tetapi lebih pada dimensi politis, yaitu adanya premis bahwa Risma diduga memiliki agenda terselubung bakal maju di Pilkada DKI Jakarta melawan petahana Anies Baswedan.
Baca juga : Ketua Komisi X : Kewajiban Jilbab Bagi Siswi Non-Muslim Berlebihan
Karyono melihat, ada semacam kekhawatiran figur Risma akan mendelegitimasi kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan berpotensi menggerus pamor sang gubernur. Terlebih, nama Anies disebut-sebut sebagai salah satu calon presiden 2024.
"Oleh sebab itu, lumrah jika lawan politik Risma mencoba melakukan propaganda untuk menghadang laju Risma dengan cara melontarkan kritik, bahkan cibiran terhadap mantan Wali Kota Surabaya itu," ujar mantan peneliti LSI Denny JA ini.
Baca juga: Bela Risma, Politikus PDIP Balas 'Sentil' Hidayat Nur Wahid soal Nasi Bungkus
Lebih lanjut Karyono meyakini HNW bukan politikus atau orang bodoh yang tidak paham tentang pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya pandai secara konsepsi, tapi juga dibutuhkan model kepemimpinan yang menggunakan pendekatan turba untuk melihat, mengamati dan mengevaluasi kebijakan secara langsung atas pelbagai persoalan yang terjadi di lapangan secara riil.
Baca juga: Bela Risma yang Dihujani Kritik, Legislator PDIP: Oposan Sumbang Itu!
Baca juga : Ketua Komisi X : Kewajiban Jilbab Bagi Siswi Non-Muslim Berlebihan
Karyono melihat, ada semacam kekhawatiran figur Risma akan mendelegitimasi kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan berpotensi menggerus pamor sang gubernur. Terlebih, nama Anies disebut-sebut sebagai salah satu calon presiden 2024.
"Oleh sebab itu, lumrah jika lawan politik Risma mencoba melakukan propaganda untuk menghadang laju Risma dengan cara melontarkan kritik, bahkan cibiran terhadap mantan Wali Kota Surabaya itu," ujar mantan peneliti LSI Denny JA ini.
Baca juga: Bela Risma, Politikus PDIP Balas 'Sentil' Hidayat Nur Wahid soal Nasi Bungkus
Lebih lanjut Karyono meyakini HNW bukan politikus atau orang bodoh yang tidak paham tentang pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya pandai secara konsepsi, tapi juga dibutuhkan model kepemimpinan yang menggunakan pendekatan turba untuk melihat, mengamati dan mengevaluasi kebijakan secara langsung atas pelbagai persoalan yang terjadi di lapangan secara riil.
Baca juga: Bela Risma yang Dihujani Kritik, Legislator PDIP: Oposan Sumbang Itu!
Lihat Juga :