Kapolri Baru Diharap Aplikasikan Hukum Tak Tajam ke Bawah dan Tumpul ke Atas
Kamis, 21 Januari 2021 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas sangat bagus. Tolong bapak, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, bisa segera bantu masyarakat Indonesia yang menjadi korban Asuransi Jiwa Kresna dan Indosurya dapat segera diselesaikan Laporan polisinya," ujar Alvin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/1/2021).
(Baca juga: Lewat Paripurna, DPR Setujui Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri)
Alvin menjelaskan, Kresna Life diduga gagal bayar diakhir tahun 2019 dan dilaporkan ke kepolisian oleh para Pemegang polis. Kerugian total gagal bayar kurang lebih Rp6,4 Triliun dengan 6.000-an nasabah dan Indosurya dengan kerugian kurang lebih Rp15 Triliun.
"Di mana hingga saat ini tidak ada kejelasan atas laporan polisi yang sudah dilaporkan oleh LQ Indonesia Lawfirm," ucap Alvin.
Ia mengungkapkan, dalam laporan yang diadukan terkesan mandek dan tanpa ada perkembangan sama sekali. Yang semestinya berdasarkan Perkap, penyidik seharusnya minimal 1x dalam sebulan untuk kasus Indosurya yang sudah dilaporkan dan terlebih sudah ada yang dijadikan tersangka.
(Baca juga: Lewat Paripurna, DPR Setujui Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri)
Alvin menjelaskan, Kresna Life diduga gagal bayar diakhir tahun 2019 dan dilaporkan ke kepolisian oleh para Pemegang polis. Kerugian total gagal bayar kurang lebih Rp6,4 Triliun dengan 6.000-an nasabah dan Indosurya dengan kerugian kurang lebih Rp15 Triliun.
"Di mana hingga saat ini tidak ada kejelasan atas laporan polisi yang sudah dilaporkan oleh LQ Indonesia Lawfirm," ucap Alvin.
Ia mengungkapkan, dalam laporan yang diadukan terkesan mandek dan tanpa ada perkembangan sama sekali. Yang semestinya berdasarkan Perkap, penyidik seharusnya minimal 1x dalam sebulan untuk kasus Indosurya yang sudah dilaporkan dan terlebih sudah ada yang dijadikan tersangka.
Lihat Juga :