Partisipasi Tinggi dan Aman, Pilkada Indonesia Diapresiasi Amerika
Kamis, 21 Januari 2021 - 09:14 WIB
loading...
Duta Besar AS untuk Indonesia, Sung Y Kim saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Mendagri di Kantor Kemendagri. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan, tingkat partisipasi pemilih Pilkada 2020 sebesar 76,09 persen atau mendekati target 77,5 persen yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Atas tingkat partisipasi pemilih ini pun Indonesia mendapat pujian dari sejumlah pihak.
(Baca juga: Hasil Pilkada Mandailing Natal Digugat di MK, KPU Siap Menghadapi)
"Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah mencapai 76,09 persen, naik 7,03 persen dari pemilihan 2015 dengan jumlah 269 daerah yaitu 69,06 persen," kata Tito Karnavian dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (20/1/2021).
(Baca juga: JPPR Prediksi Pilkada 2022 dan 2023 Tetap Digelar, Ini Alasannya)
"Ini saya kira cukup baik karena angka ini mendekati target dan melampaui partisipasi pemilih Pilkada 2015," ucapnya.
Menurut Tito, apresiasi terhadap Indonesia atas keberhasilan Pemilu 2020 tersebut salah satunya datang dari Duta Besar Amerika Serikat (AS) yang bertemu pihaknya pada pekan lalu.
(Baca juga: Bawaslu Sulsel Matangkan Kesiapan Hadapi Sidang Sengketa Pilkada di MK)
(Baca juga: Hasil Pilkada Mandailing Natal Digugat di MK, KPU Siap Menghadapi)
"Tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah mencapai 76,09 persen, naik 7,03 persen dari pemilihan 2015 dengan jumlah 269 daerah yaitu 69,06 persen," kata Tito Karnavian dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat, Selasa (20/1/2021).
(Baca juga: JPPR Prediksi Pilkada 2022 dan 2023 Tetap Digelar, Ini Alasannya)
"Ini saya kira cukup baik karena angka ini mendekati target dan melampaui partisipasi pemilih Pilkada 2015," ucapnya.
Menurut Tito, apresiasi terhadap Indonesia atas keberhasilan Pemilu 2020 tersebut salah satunya datang dari Duta Besar Amerika Serikat (AS) yang bertemu pihaknya pada pekan lalu.
(Baca juga: Bawaslu Sulsel Matangkan Kesiapan Hadapi Sidang Sengketa Pilkada di MK)
Lihat Juga :