Asuransi Bisa Bantu Petani Nunukan Hindari Kerugian Akibat Gagal Panen
Rabu, 20 Januari 2021 - 10:47 WIB
loading...
Ancaman gagal panen melanda petani di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sebab, lahan persawahan seluas 335 hektare terendam banjir.
A
A
A
NUNUKAN - Ancaman gagal panen melanda petani di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Sebab, lahan persawahan seluas 335 hektare terendam banjir. Kementerian Pertanian mengatakan petani bisa terhindar dari kerugian jika telah mengasuransikan lahan.
Ketinggian banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, mencapai antara 1-2 meter. Banjir juga mulai menenggelamkan tanaman hortikultura, perkebunan, dan menghanyutkan sejumlah hewan ternak milik warga.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, cuaca buruk yang melanda Indonesia di awal tahun ini telah mengganggu sektor pertanian.
"Sejumlah wilayah di Tanah Air terganggu oleh cuaca buruk di awal tahun ini. Akibatnya sektor pertanian pun terganggu, bahkan hingga menyebabkan gagal panen. Namun, petani yang telah mengasuransikan lahan bisa terhindar dari kerugian, karena akan mendapatkan klaim," katanya, Selasa (19/1/2021).
Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan asuransi akan sangat bermanfaat saat petani menghadapi kondisi semacam ini.
Ketinggian banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, mencapai antara 1-2 meter. Banjir juga mulai menenggelamkan tanaman hortikultura, perkebunan, dan menghanyutkan sejumlah hewan ternak milik warga.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, cuaca buruk yang melanda Indonesia di awal tahun ini telah mengganggu sektor pertanian.
"Sejumlah wilayah di Tanah Air terganggu oleh cuaca buruk di awal tahun ini. Akibatnya sektor pertanian pun terganggu, bahkan hingga menyebabkan gagal panen. Namun, petani yang telah mengasuransikan lahan bisa terhindar dari kerugian, karena akan mendapatkan klaim," katanya, Selasa (19/1/2021).
Sementara Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan asuransi akan sangat bermanfaat saat petani menghadapi kondisi semacam ini.
Lihat Juga :