Efikasi Tinggi, Pendonor Plasma Darah untuk Pasien Covid-19 Rendah

Selasa, 19 Januari 2021 - 06:10 WIB
loading...
Efikasi Tinggi, Pendonor...
Tingginya jumlah pasien positif Covid-19 membuat tingkat keterisian rumah sakit rujukan lewati batas normal. Terapi plasma darah diyakini efektif bantu kesembuhan pasien Covid-19. DOK SINDONEWS
A A A
JAKARTA -
JAKARTA – Meledaknya kasus positif Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir hampir membuat system kesehatan nasional kolaps. Terapi plasma darah dinilai menjadi langkah terobosan untuk menekan jumlah pasien rawat inap di berbagai rumah sakit rujukan Covid-19 di tanah air. Sayangnya jumlah pendonor plasma dari dari penyintas Covid-19 masih rendah.

Dalam empat hari terakhir, jumlah kasus positif mencapai 59.086 kasus. Tercatat hingga 18 Januari 2021 bertambah 9.086 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 917.015 orang. Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 47.488 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Tercatat hingga 18 Januari 2021 bertambah 9.086 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 917.015 orang. Jumlah potensial terus bertambah mengingat ada 77.579 orang menjadi suspek COVID-19. Saat ini kasus tersebar di 510 kabupaten kota di 34 provinsi. Di sisi lain, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di berbagai daerah telah melebih batas normal. “Kita mendorong agar penyintas Covid-19 berperan aktif untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 melalui donor plasma darah mereka,” ujar Wakil Presiden Wakil Presiden ( Wapres), Maruf Amin, dalam Pencanangan Gerakan Nasional Plasma Darah Konvalesen, di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan terapi plasma darah ini mempunyai efikasi atau efektivitas 60% hingga 90%. Terapi ini akan diberikan kepada pasien Covid-19 dengan gejala berat dan kritis. “Hasil penelitian maupun praktik penggunaan plasma konvalesen di Indonesia, seperti yang dilakukan oleh PMI dan Kementerian Kesehatan, serta beberapa Rumah Sakit utama di Jakarta, Yogyakarta dan Malang juga menunjukkan efikasi yang tinggi, yaitu antara 60%-90%,” ujarnya.

Seperti diketahui donor plasma konvalesen adalah metode terapi plasma darah yang mengandung antibodi dari pasien COVID-19 yang sudah sembuh untuk didonorkan ke pasien yang masih menjalani perawatan. “Terapi ini merupakan konsep imunisasi pasif, yaitu pemberian plasma dari penyintas COVID-19 yang mengandung antibodi terhadap SARS-Cov-2 dan diberikan kepada penderita COVID-19 dengan harapan agar antibodi ini dapat menetralisasi virus pada pasien tersebut,” jelasnya.

Terapi plasma konvalesen sudah diterapkan dalam mengatasi penyakit akibat virus ebola yang mana juga direkomendasikan WHO pada 2014. Terapi ini juga diterapkan di Hong Kong saat terjadi wabah SARS-CoV-2 pada 2003, H1N1 pada 2009-2010, dan MERS-CoV pada 2012. “Terapi plasma konvalesen untuk pasien COVID-19 sudah dilakukan di Tiongkok, Argentina dan Amerika Serikat. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada Agustus 2020 juga sudah mengizinkan penggunaan plasma konvalesen sebagai salah satu terapi bagi penderita COVID-19,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Usai Bertemu Dubes Iran,...
Usai Bertemu Dubes Iran, JK: PMI Kirim Obat-obatan ke Warga Iran Terdampak Serangan AS-Israel
Multi Pemangku Kepentingan...
Multi Pemangku Kepentingan untuk Jaga Jakarta Bersih
MNC Peduli Gelar Donor...
MNC Peduli Gelar Donor Darah dan Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera
Peringati HUT ke-19,...
Peringati HUT ke-19, Pusinfolahta TNI Gelar Kegiatan Donor Darah
Rayakan HUT ke-14, Nasdem...
Rayakan HUT ke-14, Nasdem Gelar Donor Darah Serentak di Seluruh Indonesia
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Warga hingga Anggota...
Warga hingga Anggota Denhanud Adisutjipto Antusias Ikut Donor Darah di HUT ke-4 Next Hotel Yogyakarta
Rekomendasi
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved