Usai Bertemu Dubes Iran, JK: PMI Kirim Obat-obatan ke Warga Iran Terdampak Serangan AS-Israel

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:25 WIB
loading...
Usai Bertemu Dubes Iran,...
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau JK bertemu Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Markas Pusat PMI, Jakarta, Rabu (18/3/2026). Foto: Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau JK bertemu Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Markas Pusat PMI, Jakarta, Rabu (18/3/2026). PMI akan mengirimkan bantuan obat-obatan pada warga terdampak perang.

"Saya menerima Bapak Dubes Iran, kita berbicara tentang kemanusiaan, bagaimana korban rakyat Iran dalam perang dengan Amerika. Kita berbicara tentang Indonesia memang selalu berpihak (perdamaian), Palang Merah bagaimana membantu masyarakat sipil yang jadi korban perang," ujar JK, Rabu (18/3/2026)

Baca juga: JK: BoP Perlu Dikoreksi, Singgung Serangan AS-Israel ke Iran

Pertemuan dengan Dubes Iran membahas tentang situasi di Iran, khususnya masyarakat sipil yang terdampak perang. Maka itu, PMI memutuskan untuk membantu dari sisi obat-obatan agar bisa segera dikirimkan ke Iran.

"Kita putuskan sesuai dengan kebutuhan daripada Iran, obat-obatan yang akan dikirim sesuai kebutuhan di sana melalui negara-negara yang dekat dengan Iran seperti Pakistan, Turki, dan sebagainya melalui red crescent atau bulan sabit merah setempat," tuturnya.

Bantuan obat-obatan itu nantinya dikirimkan melalui negara tetangga Iran lantaran bantuan tak bisa langsung masuk ke Iran dari Indonesia imbas perang Israel-Amerika Serikat dengan Iran. PMI juga bakal berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan tentang persoalan tersebut.

"Tapi, pengalaman kita pertama dikirim dari Indonesia lebih banyak ongkos kirimnya dibanding obatnya, lebih baik beli obat di negara yang dekat dan pengalaman kita contohnya obat di Pakistan itu harganya setengah dibanding obat di Indonesia," ujar JK.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Resepsi Jennifer Coppen...
Resepsi Jennifer Coppen dan Justin Hubner Curi Perhatian, Tema Kartu Remi Bikin Salfok
Berita Terkini
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved