LDII Ajak Seluruh Ormas Islam Gotong-Royong Bantu Korban Bencana

Minggu, 17 Januari 2021 - 04:30 WIB
loading...
LDII Ajak Seluruh Ormas...
Anggota tim SAR menggali reruntuhan untuk membebaskan warga yang terjebak puing-puing bangunan setelah gempa bumi mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). FOTO/Basarnas Sulbar/via REUTERS
A A A
JAKARTA - Di tengah situasi pandemi COVID-19, Indonesia dilanda musibah dalam beberapa pekan terakhir. Setelah tragedi pesawat Sriwijaya Air jatuh, pekan ini banjir melanda Kalimantan Selatan . Lalu disusul gempa bumi 6,2 Skala Ritcher (SR) di Majene, Mamuju, dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas), terutama ormas Islam yang berada di wilayah bencana untuk bergotong-royong membantu korban. Menurutnya, kehadiran ormas sangat penting, karena dapat memobilisasi anggotanya unuk membantu pemerintah daerah menangani bencana alam.

"Dalam bencana seperti ini, ikatan rakyat Indonesia sebagai satu bangsa dan kepedulian sosial harus menguat. Inilah yang akan mengurangi beban masyarakat yang ditimpa musibah. Apalagi masih dalam suasana pandemi saat ini," kata KH Chriswanto Santoso melalui siaran tertulisnya, Sabtu (16/1/2021).

Baca juga: Banjir Rendam 3.000 Rumah Lebih di Kabupaten Balangan Kalimatan Selatan

Ia mengatakan, ormas merupakan simbol dan implementasi dari civil society atau masyarakat madani. Keberadaan ormas adalah untuk memberdayakan warganya dan bermitra dengan pemerintah. Keberadaan ormas sangat penting untuk membantu pemerintah, karena mereka dekat dengan masyarakat yang paling bawah.

Chriswanto juga mengingatkan agar ormas berperan aktif dalam pembangunan, dengan memberi masukan kepada pemerintah. Agar pembangunan yang dilaksanakan tetap memperhatikan keberlanjutan alam.

"Dengan pembangunan yang memperhatikan kebijakan lokal, perekonomian bangsa bisa kian maju, dan berimbas pada kesejahteraan rakyat dan terjaganya alam. Di sini lah peran ormas membantu pemerintah dalam pembangunan yang berkelanjutan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Aliansi 40 Ormas Islam...
Aliansi 40 Ormas Islam Tolak Kasus Ade Armando, Grace Natalie, dan Abu Janda Dilimpahkan ke Polda Metro
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Minimalisasi Banjir...
Minimalisasi Banjir Tangsel, FPSC Susur Sungai Ciputat
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
Rekomendasi
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Ini Vaksin yang Tak...
Ini Vaksin yang Tak Boleh Digunakan untuk Vaksinasi Gotong Royong
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved