LDII Ajak Seluruh Ormas Islam Gotong-Royong Bantu Korban Bencana

loading...
LDII Ajak Seluruh Ormas Islam Gotong-Royong Bantu Korban Bencana
Anggota tim SAR menggali reruntuhan untuk membebaskan warga yang terjebak puing-puing bangunan setelah gempa bumi mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021). FOTO/Basarnas Sulbar/via REUTERS
JAKARTA - Di tengah situasi pandemi COVID-19, Indonesia dilanda musibah dalam beberapa pekan terakhir. Setelah tragedi pesawat Sriwijaya Air jatuh, pekan ini banjir melanda Kalimantan Selatan . Lalu disusul gempa bumi 6,2 Skala Ritcher (SR) di Majene, Mamuju, dan Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan (ormas), terutama ormas Islam yang berada di wilayah bencana untuk bergotong-royong membantu korban. Menurutnya, kehadiran ormas sangat penting, karena dapat memobilisasi anggotanya unuk membantu pemerintah daerah menangani bencana alam.

"Dalam bencana seperti ini, ikatan rakyat Indonesia sebagai satu bangsa dan kepedulian sosial harus menguat. Inilah yang akan mengurangi beban masyarakat yang ditimpa musibah. Apalagi masih dalam suasana pandemi saat ini," kata KH Chriswanto Santoso melalui siaran tertulisnya, Sabtu (16/1/2021).

Baca juga: Banjir Rendam 3.000 Rumah Lebih di Kabupaten Balangan Kalimatan Selatan



Ia mengatakan, ormas merupakan simbol dan implementasi dari civil society atau masyarakat madani. Keberadaan ormas adalah untuk memberdayakan warganya dan bermitra dengan pemerintah. Keberadaan ormas sangat penting untuk membantu pemerintah, karena mereka dekat dengan masyarakat yang paling bawah.

Chriswanto juga mengingatkan agar ormas berperan aktif dalam pembangunan, dengan memberi masukan kepada pemerintah. Agar pembangunan yang dilaksanakan tetap memperhatikan keberlanjutan alam.

"Dengan pembangunan yang memperhatikan kebijakan lokal, perekonomian bangsa bisa kian maju, dan berimbas pada kesejahteraan rakyat dan terjaganya alam. Di sini lah peran ormas membantu pemerintah dalam pembangunan yang berkelanjutan," katanya.



Baca juga: Pascagempa Majene 6,2 SR, Ini Kondisi Kantor Gubernur Sulawesi Barat

Uluran bantuan kemanusiaan bagi warga yang ditimpa musibah, kata Chriswanto, sangat penting. Mereka butuh bantuan makanan siap saji, selimut, dan tempat-tempat penampungan agar musim hujan tidak semakin menyulitkan. Dia berharap agar warga yang ditimpa musibah tetap kuat dan sabar.

Langkah yang ditempuh DPP LDII, menurut Chriswanto, salah satunya berkoordinasi dengan Senkom Mitra Polri di wilayah yang terkena bencana untuk mengkoordinasi bantuan.

"Kami telah meneken nota kesepahaman dalam penanganan bencana alam di berbagai wilayah yang keduanya memiliki perwakilan kepengurusan," katanya.

(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top