DPR Minta Risma Segera Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir dan Gempa

Minggu, 17 Januari 2021 - 03:31 WIB
loading...
DPR Minta Risma Segera...
Mensos Tri Rismaharini meninjau kerusakan fasilitas do bandara Tampa Padang, Mamuju, Sulbar, Sabtu (16/1/2021) pagi. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang mendesak Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini segera turun ke lokasi bencana banjir Kalimantan Selatan (Kalsel) dan gempa di Sulawesi Barat.

"Bu Risma harus segera turun, tidak boleh hanya memantau. Jadi kalau selama ini Bu Risma melakukan kunjungan di seputar Jakarta, harus juga turun ke Kalsel atau Sulawesi, sudah saatnya. Jangan sampai didesak-desak dulu baru turun. Begitu terjadi bencana dia turun," kata Marwan Dasopang, Sabtu (16/1/2021).

Menurutnya, urusan Risma sebagai Mensos bukan hanya persoalan di Jakarta seperti yang belakangan ramai diperbincangkan publik, tapi kawasan Indonesia secara keseluruhan. "Kalau konsepnya seperti itu akan ada kecemburuan," katanya.

Baca juga: Tiba di Sulbar Mensos Risma Disambut Gempa Susulan, Imbau Warga Hindari Tepi Pantai

Dikatakan Marwan Dasopang, saat ini yang mendesak dilakukan adalah bagaimana menangani kesengsaraan masyarakat akibat bencana. "Itu harus segera ditangani, jangan nunggu disuruh-suruh," katanya.

Menurutnya, saat ini seluruh kemampuan harus dikerahkan untuk meringankan beban masyarakat. Pemerintah yang diberikan tugas untuk memberikan pelayanan harus segera turun untuk menyelesaikan urusan hajat kebutuhan dasar masyarakat di wilayah bencana.

"Dan yang terpenting tidak perlu tedeng aling-aling, harus diusut sesungguhnya penyebab banjir itu apa. Jangan-jangan pengelolaan sumber daya alamnya memang sengaja dirusak tanpa memperhitungkan lingkungan, mengambil manfaat sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan hak-hak orang lain," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Perang AS-Israel...
Sikapi Perang AS-Israel dengan Iran, Kemenhaj Siapkan Skenario Haji 2026
Banjir Marak, Komisi...
Banjir Marak, Komisi VIII DPR Minta Baznas Perluas Bantuan Korban Terdampak
Risma PDIP Ingatkan...
Risma PDIP Ingatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara: Kita Enggak Tahu Besok Mati, Lusa Mati
DPR: Perlu Penguatan...
DPR: Perlu Penguatan Anggaran Bencana Agar Negara Hadir Lebih Cepat dan Efektif
Pemerintah Usul BPIH...
Pemerintah Usul BPIH 2026 Rp88 Juta, Komisi VIII DPR: Masih Bisa Diturunkan Lagi
Komisi VIII DPR Minta...
Komisi VIII DPR Minta Menteri Haji dan Umrah Gerak Taktis Isi Struktur Baru
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
DPR Minta Pelaku Dugaan...
DPR Minta Pelaku Dugaan Pencabulan di Pesantren Tlogowungu Pati Dihukum Berat
Viral Bullying Siswa...
Viral Bullying Siswa di Bekasi, DPR Minta Sistem Perlindungan Anak di Sekolah Diperkuat
Rekomendasi
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Takut Ditangkap ICC,...
Takut Ditangkap ICC, Netanyahu Minta Bantuan Inggris dan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved