Tinjau Korban Gempa di RSUD Sulbar, Panglima TNI Serahkan Bantuan Presiden
Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:58 WIB
loading...
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, meninjau RSUD Sulawesi Barat. Foto/Puspen TNI
A
A
A
JAKARTA - Setelah meninjau dan menyampaikan bantuan Presiden Jokowi di Kalimantan Selatan (Kalsel), Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, langsung bertolak ke Kabupaten Majene, Mamuju Sulawesi Barat. Sabtu (16/1/2021).
Kedatangan Panglima TNI ke lokasi tersebut untuk meninjau, melihat dan mendengar langsung serta menyerahkan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanyak 10.000 paket sembako kepada masyarakat yang terkena musibah bencana gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR dan telah memakan korban jiwa. (Baca juga: Panglima TNI Instruksikan Aparat Kawal Penyaluran Bantuan Korban Gempa Sulbar)
Sebelumnya, Jumat, 15 Januari 2021 Panglima TNI juga telah memerintahkan jajaran TNI untuk menerjunkan prajurit dan bantuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) untuk membantu korban gempa dilokasi tersebut. Kegiatan diawali Panglima TNI dengan mengunjungi Posko pengungsian di Kantor Gubernur Sulawesi Barat dan menerima penjelasan dari Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan terkait situasi dan kondisi terkini di wilayah Sulbar pascagempa dan secara simbolis menyerahkan bantuan Paket Sembako dari Presiden Jokowi yang nantinya akan diberikan 10.000 paket. (Baca juga: Panglima TNI Perintahkan KRI Soeharso Merapat ke Sulbar Bantu Korban Gempa)
"Saat ini TNI terus mempersiapkan langkah-langkah berikutnya, langkah evakuasi korban sudah dilaksanakan. kemudian langkah berikutnya adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban untuk itu dalam beberapa hari nanti akan kita hadirkan KRI Soeharso kebetulan saya lihat Lanal kondisinya bagus tidak ada kerusakan. Bagi korban patah tulang, termasuk korban-korban akibat yang lain bisa dirawat atau dioperasi apabila perlu di KRI Soeharso," kata Panglima TNI. (Baca juga: Panglima TNI Terjun Langsung Serahkan Bantuan Presiden dan 34 Perahu Karet Korban Banjir Kalsel)
Lebih lanjut Panglima menekankan kepada jajaran, untuk para korban juga harus dipersiapkan bantuan sembako yang saat ini sudah mulai berdatangan baik dari Jakarta melalui jalur udara dan dari wilayah-wilayah sekitar mamuju. "Yang perlu diperhatikan adalah sistem distribusi bantuan yang saat ini sedang berjalan, harus benar-benar diamankan mulai dari pemberangkatan sampai dari pemberangkatan menuju wilayah Mamuju," katanya.
Kedatangan Panglima TNI ke lokasi tersebut untuk meninjau, melihat dan mendengar langsung serta menyerahkan bantuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebanyak 10.000 paket sembako kepada masyarakat yang terkena musibah bencana gempa bumi dengan kekuatan 6,2 SR dan telah memakan korban jiwa. (Baca juga: Panglima TNI Instruksikan Aparat Kawal Penyaluran Bantuan Korban Gempa Sulbar)
Sebelumnya, Jumat, 15 Januari 2021 Panglima TNI juga telah memerintahkan jajaran TNI untuk menerjunkan prajurit dan bantuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) untuk membantu korban gempa dilokasi tersebut. Kegiatan diawali Panglima TNI dengan mengunjungi Posko pengungsian di Kantor Gubernur Sulawesi Barat dan menerima penjelasan dari Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Firman Dahlan terkait situasi dan kondisi terkini di wilayah Sulbar pascagempa dan secara simbolis menyerahkan bantuan Paket Sembako dari Presiden Jokowi yang nantinya akan diberikan 10.000 paket. (Baca juga: Panglima TNI Perintahkan KRI Soeharso Merapat ke Sulbar Bantu Korban Gempa)
"Saat ini TNI terus mempersiapkan langkah-langkah berikutnya, langkah evakuasi korban sudah dilaksanakan. kemudian langkah berikutnya adalah memberikan pelayanan kesehatan kepada para korban untuk itu dalam beberapa hari nanti akan kita hadirkan KRI Soeharso kebetulan saya lihat Lanal kondisinya bagus tidak ada kerusakan. Bagi korban patah tulang, termasuk korban-korban akibat yang lain bisa dirawat atau dioperasi apabila perlu di KRI Soeharso," kata Panglima TNI. (Baca juga: Panglima TNI Terjun Langsung Serahkan Bantuan Presiden dan 34 Perahu Karet Korban Banjir Kalsel)
Lebih lanjut Panglima menekankan kepada jajaran, untuk para korban juga harus dipersiapkan bantuan sembako yang saat ini sudah mulai berdatangan baik dari Jakarta melalui jalur udara dan dari wilayah-wilayah sekitar mamuju. "Yang perlu diperhatikan adalah sistem distribusi bantuan yang saat ini sedang berjalan, harus benar-benar diamankan mulai dari pemberangkatan sampai dari pemberangkatan menuju wilayah Mamuju," katanya.
Lihat Juga :