7 Fakta Menarik Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI yang Batalkan Mutasi 7 Perwira Tinggi

Selasa, 06 Mei 2025 - 14:05 WIB
loading...
7 Fakta Menarik Jenderal...
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendapat banyak sorotan usai membatalkan mutasi 7 perwira tinggi pada akhir April 2025. FOTO/DOK.SindoNews
A A A
JAKARTA - Jenderal TNI Agus Subiyanto yang menjabat Panglima TNI mendapat banyak sorotan usai membatalkan mutasi 7 perwira tinggi pada akhir April 2025. Banyak pihak berspekulasi jika pembatalan mutasi tersebut berkaitan dengan dinamika politik.

Sebelumnya, Panglima TNI telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor Kep/554/IV/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI terhadap 237 perwira tinggi. Namun di hari berikutnya, mutasi tersebut diralat melalui Surat Perubahan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554.a/IV/2025, sehingga memunculkan dugaan adanya tarik-menarik kepentingan di tubuh TNI.

Meski begitu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei Sianturi menegaskan, ralat mutasi ini bukan karena tekanan atau pengaruh dari pihak eksternal, apalagi politik.

Baca juga: 51 Kolonel Naik Pangkat usai Dapat Promosi Jabatan Akhir April 2025, Berikut Ini Namanya

Karena isu inilah banyak pihak mulai menyoroti keputusan yang dibuat oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Berikut ini beberapa fakta menarik terkait Panglima TNI tersebut.

7 Fakta Menarik Jenderal Agus Subiyanto

1. Masa Kecil yang Penuh Tantangan

Agus Subiyanto, yang berasal dari Cimahi, Jawa Barat, melewati masa kecil yang tidak mudah. Saat berusia 5 tahun, ia harus berpisah dari ibunya.

Cobaan terberat datang ketika ia duduk di kelas 2 SMA, saat ayahnya yang seorang prajurit TNI berpangkat Sersan Kepala meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Sejak saat itu, Agus hidup hanya mengandalkan uang pensiun sang ayah.

2. Awal yang Gagal di Dunia Militer

Sebelum meninggal, ayah Agus berpesan agar ia meneruskan jejaknya di dunia militer. Pada 1986, setelah lulus SMA, Agus mencoba mendaftar di Sekolah Calon Bintara Kodam III/Siliwangi, namun gagal.

Agus sempat disarankan masuk Sekolah Calon Perwira tanpa tes, tetapi karena kurang paham, ia memilih mencari jalan lain.

3. Sempat Ditolak sebagai Satpam

Setelah gagal masuk militer, Agus mencoba peruntungannya dengan melamar sebagai satpam di sebuah mal di Bogor. Namun, lagi-lagi ia ditolak. Baru pada 1988, dua tahun setelah kegagalan pertamanya, ia kembali mencoba dan akhirnya diterima di Akademi Militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Profil Mayjen TNI Trenggono,...
Profil Mayjen TNI Trenggono, Jenderal Jebolan Akmil 1993 yang Kini Jabat Wakil Kepala BGN
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Agum Gumelar: Biar Wajahnya Garang, tapi Humanis
Tongkat Komando Lanud...
Tongkat Komando Lanud Manuhua Biak Beralih ke Kolonel Rohmat Kusmayadi
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
2 Brigjen dan 1 Kolonel...
2 Brigjen dan 1 Kolonel Digeser Jadi Danrem pada Mutasi Maret 2026, Ada Kasdivif 1 Kostrad
Rekomendasi
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Infografis
7 Jenderal TNI Alumni...
7 Jenderal TNI Alumni SMA Taruna Nusantara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved