Pimpin Pencarian Sriwijaya Air, Pangkoarmada I: Kita Fokus Temukan Korban
Kamis, 14 Januari 2021 - 17:37 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, KRI RE Martadinata-331, KRI Tjiptadi-381, KRI Teluk Cirebon-543, KRI Parang-647, KRI Kurau-856, KRI Tenggiri-865, KRI Cucut-886, serta Rigid Hull Inflatable Boat (RHIB) Denjaka, Kopaska, Taifib dan Dislambair juga membantu melakukan pencarian di tempat jatuhnya pesawat SJ 182
“Sesuai arahan KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono yang memberikan semangat dan dukungan penuh kepada seluruh prajurit di lapangan dengan meninjau langsung proses pencarian di lokasi, TNI AL langsung mengerahkan KRI dari Komando Armada I, KRI Teluk Teluk Gilimanuk-531 yang" Jelasnya
Sebagai informasi, dari hari pertama, Tim Gabungan SAR berhasil mengevakuasi bagian tubuh korban dan serpihan pesawat. Pada Selasa 12 Januari 2021 petang, salah satu bagian dari kotak hitam yakni Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan telah ditemukan tim Gabungan Penyelam dari TNI Angkatan Laut.
FDR ini sudah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Dermaga JICT, Jakarta. Kini, tersisa Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman pembicaraan pilot yang masih dilakukan pencarian.
Berdasarkan data manifest, pesawat jenis Boeing 737-500 yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.
“Sesuai arahan KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono yang memberikan semangat dan dukungan penuh kepada seluruh prajurit di lapangan dengan meninjau langsung proses pencarian di lokasi, TNI AL langsung mengerahkan KRI dari Komando Armada I, KRI Teluk Teluk Gilimanuk-531 yang" Jelasnya
Sebagai informasi, dari hari pertama, Tim Gabungan SAR berhasil mengevakuasi bagian tubuh korban dan serpihan pesawat. Pada Selasa 12 Januari 2021 petang, salah satu bagian dari kotak hitam yakni Flight Data Recorder (FDR) atau rekaman data penerbangan telah ditemukan tim Gabungan Penyelam dari TNI Angkatan Laut.
FDR ini sudah diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Dermaga JICT, Jakarta. Kini, tersisa Cockpit Voice Recorder (CVR) atau rekaman pembicaraan pilot yang masih dilakukan pencarian.
Berdasarkan data manifest, pesawat jenis Boeing 737-500 yang diproduksi tahun 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas, enam kru aktif dan enam kru ekstra.
(dam)
Lihat Juga :