Isu Agama dalam Pencalonan Kapolri Dinilai Pemikiran Mundur

Kamis, 14 Januari 2021 - 12:03 WIB
loading...
Isu Agama dalam Pencalonan...
Penunjukan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri disambut positif masyarakat. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Penunjukan Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri disambut positif masyarakat. Hal ini terlihat dari dukungan sejumlah tokoh nasional dan pimpinan ormas dan tokoh muslim. Seperti Buya Safei Maarif, turut memberikan apresiasi. Kemudian, ormas Islam seperti NU dan Muhamadiyah juga mendukung pencalonan Listyo Sigit sebagai calon tunggal Kapolri .

"Kami melihat penunjukan presiden terhadap Listyo Sigit disambut positif masyarakat," kata pakar hukum kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan, di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Menurut anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini, penunjukan Listyo oleh presiden tentu sudah melalui proses yang sangat panjang. Apalagi, Listyo selama ini memiliki track record yang sangat bagus dan disertai prestasi dan pengalaman yang mumpuni.

Baca juga: Listyo Sigit Prabowo Calon Kapolri, Bukti Indonesia Bukan Negara Agama

Isu Agama dalam Pencalonan Kapolri Dinilai Pemikiran Mundur


Selain itu, Listyo Sigit selama ini dikenal sosok yang bersahaja dan santun serta banyak disayang para ulama dan tokoh masyarakat di mana pun dia bertugas. Menurut Edi Hasibuan, kalau masih ada yang melempar isu agama terhadap pencalonan Kapolri, itu adalah pemikiran yang mundur.

Doktor ilmu hukum ini berpandangan, pemilihan Kapolri tidak jauh beda dengan pemilihan menteri dalam kabinet. Dalam memilih menteri, presiden ada yang mengambil menteri dari muslim dan ada pula dari non muslim. Hal itu sepenuhnya kewenangan presiden siapa sosok yang diinginkannya untuk membantunya memimpin Polri agar semakin baik.

Selain itu, dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentanf Polri, juga tidak ada sama sekali persyaratan soal agama untuk menjadi Kapolri. Menurutnya, penunjukan Kapolri dari non muslim bukalah kali pertama. Tapi jauh sebelumnya Kapolri periode 1974-1978 pernah dijabat Jenderal Widodo Budidarmo yang beragama non muslim. Sebaliknya, presiden telah menunjuk sosok calon Kapolri yang mau bekerja keras saat negeri ini butuh kehadiran polisi dimana-mana pada masa pandemi Covid-19. Rakyat banyak kesulitan dan rakyat butuh polisi hadir cepat ketika dibutuhkan.

Baca juga: Jokowi Tunjuk Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri, Sikap PKS dan Demokrat Ditunggu

"Kami berkeyakinan, Kapolri baru ini bakal kerja keras siang malam bersama seluruh jajarannya untuk meningkatkan pelayanan, melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat pada masa pandemi Covid-19 ini," tutup pemerhati kepolisian ini.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
4 Kombes Pol Digeser...
4 Kombes Pol Digeser Kapolri ke Dirreskrimum Polda pada Mutasi 7 Mei 2026
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
3 Kapolda Bengkulu sebelum...
3 Kapolda Bengkulu sebelum Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid, Ada Teman Seangkatan Kapolri
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved