Menanti Efektivitas Vaksin
Kamis, 14 Januari 2021 - 07:05 WIB
loading...
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia resmi dimulai dengan Presiden Joko Widodo sebagai orang pertama yang disuntik pada Rabu (13/1/2021). (Ilustrasi: SINDONews/Wawan Bastian)
A
A
A
VAKSINASI korona resmi dimulai kemarin. Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin dari Sinovac itu. Selanjutnya para menteri Kabinet Indonesia Maju, petinggi TNI dan Polri serta perwakilan masyarakat. Proses vaksinasi tersebut mendatangkan harapan baru bagi masyarakat. Setidaknya memberikan peace of mind atau ketenangan pikiran bagi masyarakat di Tanah Air setelah hampir satu tahun diteror virus asal Wuhan, China, itu.
Banyak yang berharap vaksinasi segera dilakukan di daerah-daerah. Khususnya daerah yang memiliki risiko penularan tinggi seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Masyarakat menaruh harapan besar pandemi virus korona itu akan segera berakhir.
Semua orang yang mendapat notifikasi suntikan vaksin korona akan mendapatkan vaksinasi gratis. Vaksin akan disuntikkan secara bertahap kepada tenaga medis, pejabat publik hingga tokoh agama. Suntik vaksin virus korona kepada tenaga medis, baik dokter maupun perawat, selesai hingga April 2021.
Vaksinasi merupakan salah satu cara pencegahan penyakit menular yang tidak hanya diberikan kepada bayi, melainkan kepada orang dewasa juga. Tak hanya Indonesia, banyak negara di dunia sudah melakukan vaksinasi. Vaksin memberikan manfaat penting kepada semua orang. Melalui vaksinasi, kita dapat melindungi diri dari penyakit infeksi yang berbahaya, bahkan penyakit mematikan.
Dalam memberantas suatu penyakit, jumlah populasi di setiap wilayah dunia yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik haruslah tinggi dan dalam periode yang panjang, juga disertai pengawasan yang memadai. Vaksin sangat efisien dalam melindungi setiap orang jika belum terpapar oleh suatu penyakit. Vaksin juga dapat melindungi individu ketika diberikan setelah terpapar oleh penyakit tersebut. Contohnya vaksin rabies, hepatitis B, hepatitis A, campak, dan varicella.
Jika seseorang sudah divaksinasi dan terkena suatu penyakit, derita yang dialami akan lebih ringan dibandingkan jika orang tersebut belum divaksinasi. Itulah manfaat lain vaksin. Selain mencegah seseorang terserang suatu penyakit, vaksin juga dapat melindungi dari infeksi.
Tak hanya berhenti dengan seremoni vaksinasi, tetapi pemerintah perlu mendorong terciptanya kesadaran masyarakat. Sebab, masih banyak masyarakat yang meragukan keamanan dari vaksin yang akan disuntikkan. Menciptakan kesadaran tak melulu dengan retorika represif, misalnya jika tidak mau divaksin akan dipidana dan didenda atau bisa dua-duanya.
Banyak yang berharap vaksinasi segera dilakukan di daerah-daerah. Khususnya daerah yang memiliki risiko penularan tinggi seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Masyarakat menaruh harapan besar pandemi virus korona itu akan segera berakhir.
Semua orang yang mendapat notifikasi suntikan vaksin korona akan mendapatkan vaksinasi gratis. Vaksin akan disuntikkan secara bertahap kepada tenaga medis, pejabat publik hingga tokoh agama. Suntik vaksin virus korona kepada tenaga medis, baik dokter maupun perawat, selesai hingga April 2021.
Vaksinasi merupakan salah satu cara pencegahan penyakit menular yang tidak hanya diberikan kepada bayi, melainkan kepada orang dewasa juga. Tak hanya Indonesia, banyak negara di dunia sudah melakukan vaksinasi. Vaksin memberikan manfaat penting kepada semua orang. Melalui vaksinasi, kita dapat melindungi diri dari penyakit infeksi yang berbahaya, bahkan penyakit mematikan.
Dalam memberantas suatu penyakit, jumlah populasi di setiap wilayah dunia yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik haruslah tinggi dan dalam periode yang panjang, juga disertai pengawasan yang memadai. Vaksin sangat efisien dalam melindungi setiap orang jika belum terpapar oleh suatu penyakit. Vaksin juga dapat melindungi individu ketika diberikan setelah terpapar oleh penyakit tersebut. Contohnya vaksin rabies, hepatitis B, hepatitis A, campak, dan varicella.
Jika seseorang sudah divaksinasi dan terkena suatu penyakit, derita yang dialami akan lebih ringan dibandingkan jika orang tersebut belum divaksinasi. Itulah manfaat lain vaksin. Selain mencegah seseorang terserang suatu penyakit, vaksin juga dapat melindungi dari infeksi.
Tak hanya berhenti dengan seremoni vaksinasi, tetapi pemerintah perlu mendorong terciptanya kesadaran masyarakat. Sebab, masih banyak masyarakat yang meragukan keamanan dari vaksin yang akan disuntikkan. Menciptakan kesadaran tak melulu dengan retorika represif, misalnya jika tidak mau divaksin akan dipidana dan didenda atau bisa dua-duanya.
Lihat Juga :