Ganjar Pranowo Minta Masyarakat Jateng Sukseskan Program Vaksinasi
Rabu, 13 Januari 2021 - 20:29 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo
A
A
A
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta dukungan masyarakat untuk mensukseskan program vaksinasi yang akan dilakukan serentak pada Kamis (14/1/2021) besok.
Ia meyakinkan masyarakat untuk menepis keraguan mengingat vaksin COVID-19, Sinovac telah mengantongi sertifikat halal MUI dan mendapat izin penggunaan dari BPOM.
“Hari ini, Presiden sudah divaksin, saya lihat listnya ada tokoh agama, pejabat, TNI Polri, artis juga ada. Kita tunjukkan bahwa kita siap melaksanakan vaksinasi. Tidak boleh ada yang ragu, tidak boleh ada yang mendistorsi ini karena ini tidak hanya sekedar kepentingan individu, melainkan bangsa dan negara. Jadi semua harus ikut," serunya.
Terkait sistem vaksinasi, Ganjar memastikan telah dibangun dengan baik. Mereka yang telah terdaftar sebagai vaksinator secara online melalui aplikasi ‘PeduliLindungi’ akan mendapatkan barcode lengkap dengan tempat vaksinasi dan jam pelaksanaannya.
"Sistemnya sudah dibangun dengan baik, pertitik yang melakukan vaksinasi (dalam satu sesi) jumlahnya dibatasi kira-kira 3 sampai 15 orang. Jadi, sehari hanya sekitar 45 orang," jelasnya.
Ia meyakinkan masyarakat untuk menepis keraguan mengingat vaksin COVID-19, Sinovac telah mengantongi sertifikat halal MUI dan mendapat izin penggunaan dari BPOM.
“Hari ini, Presiden sudah divaksin, saya lihat listnya ada tokoh agama, pejabat, TNI Polri, artis juga ada. Kita tunjukkan bahwa kita siap melaksanakan vaksinasi. Tidak boleh ada yang ragu, tidak boleh ada yang mendistorsi ini karena ini tidak hanya sekedar kepentingan individu, melainkan bangsa dan negara. Jadi semua harus ikut," serunya.
Terkait sistem vaksinasi, Ganjar memastikan telah dibangun dengan baik. Mereka yang telah terdaftar sebagai vaksinator secara online melalui aplikasi ‘PeduliLindungi’ akan mendapatkan barcode lengkap dengan tempat vaksinasi dan jam pelaksanaannya.
"Sistemnya sudah dibangun dengan baik, pertitik yang melakukan vaksinasi (dalam satu sesi) jumlahnya dibatasi kira-kira 3 sampai 15 orang. Jadi, sehari hanya sekitar 45 orang," jelasnya.
Lihat Juga :