Anwar Hafid: Vaksin Sinovac Jadi Harapan Baru Selamatkan Indonesia

Selasa, 12 Januari 2021 - 15:37 WIB
loading...
Anwar Hafid: Vaksin...
Anggota Komisi IX DPR Anwar Hafid mengatakan, setelah keluarnya izin BPOM dan fatwa halal MUI, tidak ada alasan lagi untuk takut akan bahaya vaksin dan vaksinasi yang akan dilakukan pemerintah. FOTO/SINDOnews/ABDUL ROCHIM
A A A
JAKARTA - Vaksin dan vaksinasi yang segera dilakukan pemerintah menjadi harapan baru bagi keselamatan negeri ini. Apalagi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengeluarkan izin darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin COVID-19 buatan Sinovac.

Begitu juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah menyampaikan secara resmi penetapan fatwa halal terhadap vaksin COVID-19 tersebut. MUI dengan tegas menyebut vaksin yang diproduksi perusahaan asal China itu halal.

Anggota Komisi IX DPR Anwar Hafid mengatakan, setelah keluarnya izin BPOM dan fatwa halal MUI, tidak ada alasan lagi untuk takut akan bahaya vaksin dan vaksinasi yang akan dilakukan pemerintah. "Karena dua jaminan telah terpenuhi. Pertama jaminan akan kesehatan, dan kedua jaminan akan kehalalan vaksin COVID-19 buatan Sinovac," kata Anwar Hafid, Selasa (12/1/2020). (Baca juga: Menag: Vaksin Sinovac Tidak Mengandung Babi )

Di tengah harapan baru yang diberikan pemerintah dan pihak BPOM serta MUI, Anwar mengatakan ada beberapa hal penting yang menjadi catatan bagi pemerintah agar harapan akan kesembuhan Indonesia lewat vaksin Sinovac tidak berujung kekecewaan.

Pertama, pemerintah mesti menjamin proses vaksinasi massal yang akan dilakukan benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat, baik dari segi akses maupun pada proses vaksinasi tersebut. "Pemerintah harus berani merumuskan skema bagi proses vaksinasi tersebut bersama pemerintah daerah yang efektif dan mudah diakses oleh publik secara langsung," urainya.

Kedua, hal yang juga penting bagi proses vaksinasi yang akan berjalan adalah kepastian waktu pelaksanaan, daftar nama yang menjadi target vaksinasi, dan terpenting adalah kepastian ketersedian vaksin.

"Kita sudah terlalu terbiasa bagus secara konsep, tapi gagal dalam implementasi. Oleh karena itu, negara kali ini mesti memastikan setiap warga negara akan mendapatkan kepastian kapan akan divaksinasi. Karena sekali lagi, COVID-19 tidak pernah pandang bulu. Siapa pun bisa jadi terpapar oleh virus dan mesti mendapatkan vaksinasi," katanya. (Baca juga: Memaknai Efikasi Vaksin Sinovac 65,3 % )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Kepercayaan Vaksin...
Krisis Kepercayaan Vaksin Anak, DPR: Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Wakil Ketua Komisi IX...
Wakil Ketua Komisi IX Pertanyakan Ketahanan Dana BPJS Kesehatan
Menkes Ungkap 1.824...
Menkes Ungkap 1.824 Orang Paling Kaya Terima PBI-JK
DPR Bersama Serikat...
DPR Bersama Serikat Pekerja IMPPI Bahas Penguatan Perlindungan PMI
846 Rumah Sakit Pemerintah...
846 Rumah Sakit Pemerintah Masih Minim Sarana dan Prasarana
Dukung Penghapusan Tunggakan...
Dukung Penghapusan Tunggakan BPJS Kesehatan, Edy Wuryanto: Langkah Progresif
Izin Vaksin Campak untuk...
Izin Vaksin Campak untuk Dewasa Keluar, Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Nakes
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Jakarta Masih Nihil...
Jakarta Masih Nihil Kasus Super Flu, Pramono Imbau Warga Vaksinasi demi Pencegahan
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Glenny H Kairupan, Dirut Baru Garuda Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved