Komisi V Minta Basarnas dan KNKT Bekerja Maksimal Cari Korban dan Black Box

Senin, 11 Januari 2021 - 21:20 WIB
loading...
Komisi V Minta Basarnas...
Anggota Komisi V DPR Lasmi Indaryani meminta Basarnas dan KNKT bekerja maksimal mencari korban dan black box pesawat Sriwijaya Air. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021, pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta memantik sejumlah persoalan yang tengah berkembang. Selain cuaca buruk dan usia pesawat yang dianggap sudah tua, persoalan perawatan hingga pengawasan terhadap maskapai digadang-gadang juga erat kaitan dengan insiden tersebut.

Anggota Komisi V DPR Lasmi Indaryani tak jauh berbeda dengan pendapat pengamat penerbangan pada umumnya. Ia meyakini bahwa umur pesawat belum tentu penyebab kecelakaan. “Umur pesawat terbang bukan hal utama dalam keselamatan terbang. Yang paling utama adalah perawatan dan pengecekan kelayakan terbang secara rutin. Kita bisa lihat pada kasus Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang 2018 kemarin. Pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 tersebut baru berusia 2 bulan ketika terjadi musibah tersebut. Artinya, kecelakaan bisa terjadi pada pesawat terbang berumur berapapun,” tegas Lasmi kepada SINDOnews, Senin (11/1/2021). (Baca juga: Okky Bisma, Satu Korban Pesawat Sriwijaya Teridentifikasi Lewat Sidik Jari)

Komisi V Minta Basarnas dan KNKT Bekerja Maksimal Cari Korban dan Black Box


Politikus Partai Demokrat itu tidak ingin berspekulasi dengan faktor penyebab kecelakaan tersebut. Ia menegaskan tetap menunggu hasil investigasi yang dilakukan KNKT terkait apakah pesawat tersebut dirawat dan diperiksa secara rutin sesuai prosedur standar (SOP) kelaikan terbang. “Saya tidak mau berspekulasi. Biarkan Basarnas dan KNKT bekerja secara maksimal, fokus ke pencarian korban dan kotak hitam terlebih dahulu. Setelah itu baru kita bicara hal hal yang lain,” jelasnya. (Baca juga: KNKT : Sriwijaya Air SJ 182 Pecah Saat Menabrak Air)

Ia memaklumi jika umur pesawat akan berpengaruh terhadap biaya perawatan karena semakin tua akan membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Di sisi lain, pandemi Covid-19 disinyalir sangat berdampak terhadap pemasukan maskapai. “Umur pesawat pasti berpengaruh terhadap biaya perawatan. Semakin berumur semakin banyak biaya yang dikeluarkan. Pandemi tidak boleh dijadikan alasan oleh maskapai untuk mengurangi biaya perawatan karena hal tersebut sangat membahayakan crew dan penumpang pesawat,” tandasnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Sentuhan Kenyamanan...
Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
AS Resmi Mendakwa Mantan...
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro atas Penembakan 2 Pesawat
Rekomendasi
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Tiwi/Fadia Gugur di Perempat Final
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved