Komisi V DPR Ingatkan KNKT Lakukan Investigasi Secara Jelas dan Netral
Minggu, 10 Januari 2021 - 18:44 WIB
loading...
Anggota Komisi V DPR, Irwan meminta agar pemerintah, khususnya beberapa lembaga negara yang ditunjuk fokus melakukan pencarian penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Setelah pihak pemerintah dan maskapai mengkonfirmasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dengan tujuan penerbangan Jakarta-Pontianak pada Sabtu (9/1) kemarin, Anggota Komisi V DPR RI Irwan meminta agar pemerintah, khususnya beberapa lembaga negara yang ditunjuk fokus melakukan pencarian.
"Tentu fokus beberapa hari ke depan bagaimana dilakukan pencarian dan penanganan musibah," ujat Irwan kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/1/2021). (Baca juga: Investigasi Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air, KNKT Bakal Gandeng AS dan Singapura)
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat ini sejak awal sudah meminta agar pemerintah segera membuka posko bersama dan menentukan siapa pemimpinnya. Agar jangan sampai terkesan bahwa beberapa instansi bekerja sendiri-sendiri dalam penanganan insiden ini.
"Jangan sampai kesannya masing-masing jalan sendiri, sehingga nantinya kesulitan pada pengumpulan barang bukti dan keseragaman informasi," jelasnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Irwan Fecho itu juga meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera melakukan investigasi yang clear and clean (jelas dan tetang), serta netral dari semua kepentingan.
"Tentu fokus beberapa hari ke depan bagaimana dilakukan pencarian dan penanganan musibah," ujat Irwan kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/1/2021). (Baca juga: Investigasi Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air, KNKT Bakal Gandeng AS dan Singapura)
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat ini sejak awal sudah meminta agar pemerintah segera membuka posko bersama dan menentukan siapa pemimpinnya. Agar jangan sampai terkesan bahwa beberapa instansi bekerja sendiri-sendiri dalam penanganan insiden ini.
"Jangan sampai kesannya masing-masing jalan sendiri, sehingga nantinya kesulitan pada pengumpulan barang bukti dan keseragaman informasi," jelasnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Irwan Fecho itu juga meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk segera melakukan investigasi yang clear and clean (jelas dan tetang), serta netral dari semua kepentingan.
Lihat Juga :