Pantauan Udara Pencarian Sriwijaya Air, Pilot TNI AU Lihat Air Laut Menghitam

Minggu, 10 Januari 2021 - 12:51 WIB
loading...
Pantauan Udara Pencarian...
entara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan satu unit pesawat CN-295 untuk memantau dan mencari keberadaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara ( TNI AU ) mengerahkan satu unit pesawat CN-295 untuk memantau dan mencari keberadaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021). Pencarian dilakukan di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Pantauan MNC Media, pesawat CN-295 mulai meninggalkan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur pada pukul 09.30 WIB. Hanya butuh waktu 15 menit untuk bisa tiba di atas perairan Kepulauan Seribu.

Dari pantauan udara, terlihat beberapa kapal milik stakeholder terkait yang sedang melakukan pencarian sibuk menyusuri luasnya lautan. Kapal-kapal kecil dari para nelayan juga banyak terlihat membantu.

Di beberapa titik, warna air laut jika dilihat agak sedikit menghitam akibat tumpahan bahan bakar minyak. Pesawat pun akhirnya tiba kembali ke landasan pacu Lanud Halim Perdanakusuma sekira pukul 11.45 WIB.

(Baca juga: KRI Kurau Bawa Serpihan Ban Pesawat dan Pakaian Anak Kecil Warna Pink ).

Pilot Pesawat CN-295 Kapten Gilang S Pranajaya menuturkan, pihaknya menempuh waktu terbang selama kurang lebih 1,5 jam. "Kami CN-295 melaksanakan patroli selama 1,5 jam di area yang sudah ditentukan itu. Untuk endurance bisa empat jam ,tapi kami tadi melaksanakan 1,5 jam saja," ucapnya di lokasi, Minggu (10/1/2021).

Dia memaparkan, ketinggian terbangnya pesawat CN-295 bervariasi, dimulai dengan 500 feet. Dirinya selaku kapten pilot memutuskan untuk menurunkan ketinggian bila ditemukan hal yang sedikit mencolok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
6 Pati TNI AU Duduki...
6 Pati TNI AU Duduki Jabatan Strategis usai Sertijab, Ini Nama-namanya
TB Hasanuddin Minta...
TB Hasanuddin Minta Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP Dikaji
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Tongkat Komando Lanud...
Tongkat Komando Lanud Manuhua Biak Beralih ke Kolonel Rohmat Kusmayadi
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Infografis
3 Pangdam Jebolan Akmil...
3 Pangdam Jebolan Akmil 1992 Teman Satu Angkatan KSAD Jenderal TNI Maruli
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved