Tiga Kelompok Ini Bakal Divaksin Perdana Bareng Jokowi
Kamis, 07 Januari 2021 - 22:17 WIB
loading...
Akan ada tiga kelompok yang akan divaksinasi perdana bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah merencanakan memulai vaksinasi pada pekan kedua Januari 2021. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan akan ada tiga kelompok yang akan di vaksinasi perdana bersama dengan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).
(BACA JUGA : Kasus Covid-19 Bertambah 9.321, Wiku: Ini Angka Tertinggi Sejak Awal Pandemi )
"Jadi akan ada tiga kelompok besar yang akan menerima penyuntikan vaksin perdana. Pertama pejabat publik pusat dan daerah. Kelompok kedua, pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan pimpinan kunci dari institusi kesehatan di daerah. Kelompok ketiga, tokoh agama di daerah," katanya saat konferensi pers, Kamis (7/1/2021).
Wiku mengatakan bahwa hal ini merupakan komitmen pemerintah untuk menyediakan vaksin yang aman dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk juga agar masyarakat tidak ragu divaksinasi. (Baca juga: Beredar Info Vaksin Sinovac Dapat Perbesar Alat Vital Pria, Epidemiolog: Hoaks )
"Sekaligus momen untuk mengajak masyarakat untuk tidak ragu divaksinasi. Yang selanjutnya akan diteruskan pelaksanaannya secara menyeluruh kepada seluruh masyarakat secara bertahap," ujarnya.
(BACA JUGA : Kasus Covid-19 Bertambah 9.321, Wiku: Ini Angka Tertinggi Sejak Awal Pandemi )
"Jadi akan ada tiga kelompok besar yang akan menerima penyuntikan vaksin perdana. Pertama pejabat publik pusat dan daerah. Kelompok kedua, pengurus asosiasi profesi tenaga kesehatan dan pimpinan kunci dari institusi kesehatan di daerah. Kelompok ketiga, tokoh agama di daerah," katanya saat konferensi pers, Kamis (7/1/2021).
Wiku mengatakan bahwa hal ini merupakan komitmen pemerintah untuk menyediakan vaksin yang aman dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. Termasuk juga agar masyarakat tidak ragu divaksinasi. (Baca juga: Beredar Info Vaksin Sinovac Dapat Perbesar Alat Vital Pria, Epidemiolog: Hoaks )
"Sekaligus momen untuk mengajak masyarakat untuk tidak ragu divaksinasi. Yang selanjutnya akan diteruskan pelaksanaannya secara menyeluruh kepada seluruh masyarakat secara bertahap," ujarnya.
Lihat Juga :