Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Kamis, 07 Januari 2021 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Dalam analisa Cahyo, masuknya Prabowo dan Sandi ke Kabinet Jokowi ini membuat keduanya kalah dua kali. Pertama, Prabowo-Sandi dikalahkan Jokowi pada Pilpres 2019. Kalau hanya ini, kata Cahyo, kedua tokoh politik ini bisa saja maju lagi di tahun 2024, apalagi Jokowi tak lagi jadi rival. “Kedua, sekarang berapa banyak rakyat yang masih percaya kepada dua politisi ini? Prabowo dan Sandi dianggap ingkar janji, mengkhianati para pendukungnya, yang dulu berjuang habis-habisan. Mereka bilang berjuang untuk rakyat, tapi ujungnya hanya untuk kepentingan pribadinya. Karakter Prabowo dan Sandi jatuh dan hancur, oleh perbuatan mereka sendiri,” ucapnya.
(BACA JUGA : Sambangi Labuan Bajo, Ini Agenda Menparekraf Sandi Uno )
Cahyo tidak tahu pasti apakah manuver Jokowi menjadikan Prabowo dan Sandi sebagai menteri itu untuk memperkuat basis dukungan terhadapnya, atau memang untuk menghancurkan karakter dan nama baik bekas penantangnya itu. Dalam amatan Cahyo, para pendukung Prabowo-Sandi yang besarnya sekitar 45% dari total pemilih pilpres 2019 tidak serta merta berbalik mendukung.
(BACA JUGA : Deretan Sekjen Parpol yang Menjabat sebagai Anggota DPR, Siapa Saja? )
Di media sosial maupun di pasar, terminal, pengajian, arisan dan ruang-ruang publik lainnya, kritik terhadap pemerintah masih lantang. Yang jelas, kata Cahyo, Jokowi berhasil mengalahkan suara Prabowo-Sandi dalam pilpres dan kini berhasil meruntuhkan reputasi keduanya dimata para pendukungnya. “Apapun yang ada dalam pikiran Pak Jokowi, maupun Pak Prabowo dan Sandi, yang jelas saat ini Jokowi menang lagi dan Prabowo-Sandi kalah lagi. Kalah dua kali. Selamat Pak Jokowi,” kata Cahyo.
(BACA JUGA : Sambangi Labuan Bajo, Ini Agenda Menparekraf Sandi Uno )
Cahyo tidak tahu pasti apakah manuver Jokowi menjadikan Prabowo dan Sandi sebagai menteri itu untuk memperkuat basis dukungan terhadapnya, atau memang untuk menghancurkan karakter dan nama baik bekas penantangnya itu. Dalam amatan Cahyo, para pendukung Prabowo-Sandi yang besarnya sekitar 45% dari total pemilih pilpres 2019 tidak serta merta berbalik mendukung.
(BACA JUGA : Deretan Sekjen Parpol yang Menjabat sebagai Anggota DPR, Siapa Saja? )
Di media sosial maupun di pasar, terminal, pengajian, arisan dan ruang-ruang publik lainnya, kritik terhadap pemerintah masih lantang. Yang jelas, kata Cahyo, Jokowi berhasil mengalahkan suara Prabowo-Sandi dalam pilpres dan kini berhasil meruntuhkan reputasi keduanya dimata para pendukungnya. “Apapun yang ada dalam pikiran Pak Jokowi, maupun Pak Prabowo dan Sandi, yang jelas saat ini Jokowi menang lagi dan Prabowo-Sandi kalah lagi. Kalah dua kali. Selamat Pak Jokowi,” kata Cahyo.
(cip)
Lihat Juga :