Membaca Kans Airlangga Hartarto di Pilpres 2024
Rabu, 06 Januari 2021 - 09:05 WIB
loading...
Sebagai ketua umum salah satu partai besar, peluang Airlangga Hartarto untuk berlaga di Pilpres 2024 masih terbuka kendati elektabililtasnya hanya 1%. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto disebut-sebut berpeluang meramaikan bursa calon presiden atau wakil presiden di Pilpres 2024 . Berdasarkan hasil riset beberapa lembaga survei, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Kabinet Indonesia Maju itu masih tercecer di papan bawah dengan angka keterpilihan (elektabilitas) di kisaran 1%.
Airlangga jauh berada di bawah banyak tokoh nasional, baik dari parpol dan nonparpol, yang diprediksi bakal ikut meramaikan kontestasi 2024. Meskipun begitu, peluang Airlangga masih terbuka lebar. Setidaknya, begitulah analisis Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab.
"Peluang Airlangga dicalonkan cukup terbuka karena beliau merupakan salah satu ketum partai terbesar, Golkar, yang pada pemilu lalu berada pada posisi ketiga," ujar Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (6/1/2021).
(Baca: Mengukur Peluang Para Ketua Umum Parpol di Pilpres 2024)
Peluang dan potensi Airlangga juga kuat karena besarnya dorongan dari kader partai berlambang pohon beringin itu untuk mencalonkan kader sendiri pada perhelatan Pilpres 2024.
"Peluangnya semakin terbuka dan menguat karena Golkar juga berkeinginan untuk mengusung kader sendiri, beberapa seniornya menegaskan itu," kata Fadhli melanjutkan.
Analis politik asal UIN Jakarta itu berpandangan, sejak era reformasi, khususnya pemilihan presiden/wakil presiden langsung, Partai Golkar tidak pernah absen mengirimkan kadernya, baik diusung Golkar atau diusung partai lain.
Airlangga jauh berada di bawah banyak tokoh nasional, baik dari parpol dan nonparpol, yang diprediksi bakal ikut meramaikan kontestasi 2024. Meskipun begitu, peluang Airlangga masih terbuka lebar. Setidaknya, begitulah analisis Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab.
"Peluang Airlangga dicalonkan cukup terbuka karena beliau merupakan salah satu ketum partai terbesar, Golkar, yang pada pemilu lalu berada pada posisi ketiga," ujar Fadhli saat dihubungi SINDOnews, Rabu (6/1/2021).
(Baca: Mengukur Peluang Para Ketua Umum Parpol di Pilpres 2024)
Peluang dan potensi Airlangga juga kuat karena besarnya dorongan dari kader partai berlambang pohon beringin itu untuk mencalonkan kader sendiri pada perhelatan Pilpres 2024.
"Peluangnya semakin terbuka dan menguat karena Golkar juga berkeinginan untuk mengusung kader sendiri, beberapa seniornya menegaskan itu," kata Fadhli melanjutkan.
Analis politik asal UIN Jakarta itu berpandangan, sejak era reformasi, khususnya pemilihan presiden/wakil presiden langsung, Partai Golkar tidak pernah absen mengirimkan kadernya, baik diusung Golkar atau diusung partai lain.
Lihat Juga :