PII Beri Sertifikat Insinyur Profesional kepada Tiga Tokoh Ini
Selasa, 05 Januari 2021 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Dalam rekam jejak keinsinyuran, Hasto Kristiyanto telah menerima kualifikasi Insinyur Profesional Madya ketika bekerja di PT Rekayasa Industri.
"Saya pribadi merasa mendapat kehormatan menerima sertifikat IPU. Pengalaman praktik keinsinyuran di Rekayasa Industri dalam rancang bangun dan perekayasaan pabrik, construction management, project management, dan pengalaman di dalam memerjuangkan kebijakan industri nasional ketika menjadi anggota DPR pada tahun 2004-2009 ternyata menjadi pertimbangkan pengakuan kompetensi keinsinyuran dari PII tersebut," tutur Hasto.(Baca juga: Update Corona: 779.548 Positif, 645.746 Sembuh, 23.109 Meninggal )
Meskipun sejak tahun 2002 memilih pensiun dini dari PT Rekayasa Industri, dan secara total aktif di politik, Hasto di dalam karir politiknya terus mendorong lahirnya kebijakan industri nasional yang mengedepankan semangat berdikari.
"Dalam Rakernas I Partai awal tahun 2019 yang lalu, PDI Perjuangan secara khusus membahas politik industri berdikari. Hal tersebut merupakan terobosan, bagaimana Partai Politik membahas hal strategis terkait politik industri yang mengabdi pada tujuan bernegara," tuturnya.
Sementara, Wahyu Trenggono yang saat ini menjabat Menteri KKP dalam jejak kariernya keinsinyuran telah membangun menara telekomunikasi untuk disewakan ketika operator masih boleh membangun menara sendiri. Dengan pola baru pemanfaatan bersama tersebut, terjadi efisiensi operator.
Ketika menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan, Trenggono telah mendorong industri alat utama sistem persenjataan (alutsista) di dalam negeri. Di samping itu, dia melihat ketahanan pangan sebagai masalah ketahanan nirmiliter yang perlu memperoleh perhatian selain ketahanan militer, terutama seperti saat adanya pandemi Covid 19. (Baca juga: Guru Besar Framasetika UII, Vaksin Covid Harus Digunakan Setelah Ada Izin )
"Saya pribadi merasa mendapat kehormatan menerima sertifikat IPU. Pengalaman praktik keinsinyuran di Rekayasa Industri dalam rancang bangun dan perekayasaan pabrik, construction management, project management, dan pengalaman di dalam memerjuangkan kebijakan industri nasional ketika menjadi anggota DPR pada tahun 2004-2009 ternyata menjadi pertimbangkan pengakuan kompetensi keinsinyuran dari PII tersebut," tutur Hasto.(Baca juga: Update Corona: 779.548 Positif, 645.746 Sembuh, 23.109 Meninggal )
Meskipun sejak tahun 2002 memilih pensiun dini dari PT Rekayasa Industri, dan secara total aktif di politik, Hasto di dalam karir politiknya terus mendorong lahirnya kebijakan industri nasional yang mengedepankan semangat berdikari.
"Dalam Rakernas I Partai awal tahun 2019 yang lalu, PDI Perjuangan secara khusus membahas politik industri berdikari. Hal tersebut merupakan terobosan, bagaimana Partai Politik membahas hal strategis terkait politik industri yang mengabdi pada tujuan bernegara," tuturnya.
Sementara, Wahyu Trenggono yang saat ini menjabat Menteri KKP dalam jejak kariernya keinsinyuran telah membangun menara telekomunikasi untuk disewakan ketika operator masih boleh membangun menara sendiri. Dengan pola baru pemanfaatan bersama tersebut, terjadi efisiensi operator.
Ketika menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan, Trenggono telah mendorong industri alat utama sistem persenjataan (alutsista) di dalam negeri. Di samping itu, dia melihat ketahanan pangan sebagai masalah ketahanan nirmiliter yang perlu memperoleh perhatian selain ketahanan militer, terutama seperti saat adanya pandemi Covid 19. (Baca juga: Guru Besar Framasetika UII, Vaksin Covid Harus Digunakan Setelah Ada Izin )
Lihat Juga :