BPOM Pastikan Vaksin Sinovac Tidak Mengandung Boraks dan Formalin

Senin, 04 Januari 2021 - 21:01 WIB
loading...
BPOM Pastikan Vaksin...
Polisi melakukan pengawalan ketat Vaksin Covid-19 saat tiba di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, Senin (4/1/2021). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 BPOM Rizka Andalusia mengatakan Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) terus memastikan keamanan dan khasiat dari vaksin Covid-19 Sinovac. Hal ini dilakukan sebelum menerbitkan izin vaksinasi atau emergency use of authorization (EUA).

Rizka mengatakan, BPOM masih menunggu penyelesaian analisis data uji klinis fase 3 Vaksin Sinovac di Bandung. "Data-data tersebut diperlukan dalam rangka penerbitan persetujuan penggunaan darurat atau emergency use of authorization," katanya saat konferensi pers, Senin (4/1/2021).

(Baca Juga :Vaksinasi Maju Selangkah, BPOM Terbitkan Lot Release untuk Vaksin )

Tidak hanya itu, BPOM juga telah melakukan evaluasi terhadap data mutu vaksin. Mulai dari mutu bahan baku, proses pembuatan, hingga produk jadi vaksin. Hal ini diawasi sesuai dengan standar penilaian mutu vaksin yang berlaku secara internasional. "Salah satu di antaranya adalah melalui inspeksi langsung ke sarana produksi vaksin CoronaVac," ujarnya.

(Baca juga: Syekh Ali Jaber Sakit, Doa untuk Kesembuhannya Terus Mengalir ).

Dari hasil pemantauan terhadap mutu bahan baku, Rizka memastikan tidak ada bahan berbahaya seperti boraks dan formalin yang terkandung di dalam vaksin tersebut. "Berdasarkan hasil evaluasi mutu yang telah dilakukan Badan POM dapat memastikan bahwa vaksin ini tidak mengandung bahan-bahan berbahaya. Misalnya pengawet, boraks dan formalin," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dalam proses evaluasi untuk penerbitan EUA, BPOM melakukan kajian bersama Komite Nasional Penilai Obat. Termasuk juga dengan tim ahli di bidang imunologi dan vaksin yang tergabung dalam Indonesia Technical Advisory Group Of Immunization serta Tim Ahli lainnya yang terkait.

(Baca juga: 3 Dai Positif Covid-19, Habib Nabiel Panjatkan Doa Kesembuhan ).

"Evaluasi dilakukan terhadap data dukung keamanan, khasiat, dan mutu yang disampaikan oleh industri farmasi pendaftar yang diperoleh dari hasil penelitian dan pengembangan produk vaksin termasuk uji kliniknya," pungkasnya.

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
BPOM: Isu Wajib Apoteker...
BPOM: Isu Wajib Apoteker di Minimarket Hoaks, yang Diatur Pengelolaan Obatnya
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
BPOM dan BGN Kerja Sama...
BPOM dan BGN Kerja Sama Perkuat Pengawasan Keamanan Program MBG
Kepala BPOM Beberkan...
Kepala BPOM Beberkan Capaian WHO Listed Authority di National University of Singapore
122 Tabung Gas Tertawa...
122 Tabung Gas Tertawa 'Baby Whip' Disita BPOM
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
Rekomendasi
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved