Parodi Indonesia Raya, Roy Suryo Sudah Curiga Pelaku Bukan Orang Malaysia
Kamis, 31 Desember 2020 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
Menanggapi kabar tersebut, Roy Suryo kembali angkat bicara melalui akun twitternya. Kata Roy Suryo, kecurigaannya akhirnya terbukti benar.
(Baca juga : Jangan Main-Main, Palsukan Surat Rapid Test Antigen Terancam Penjara 4 Tahun )
"Selain analisis video 19 detik yang terbukti adalah benar Artis GA, prediksi saya tentang siapa pembuat video yang melecehkan lagu Indonesia Raya juga terbukti, khan? (Pelakunya WNI di Sabah). Ini yang dimaksud dengann sesuatu yang "aneh" di detik ke 50" tersebut," ungkapnya.
(Baca: WNI Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Bakal Diproses Hukum di Malaysia)
Sekadar informasi, parodi lagu kebangsaan Indonesia muncul berupa video di YouTube dengan judul "Indonesia Raya Instrumental (Parody + Lyrics)" dalam bahasa Melayu. Video tersebut telah dihapus.
Video awalnya di-posting di YouTube oleh akun "MY Asean" yang menggunakan spanduk Malaysia sebagai gambar profilnya. Video itu memutar bait lagu Indonesia Raya yang dipelesetkan, seperti "Indonesia tanah airku" menjadi "Indonesia kesusahanku".
Kalimat lain berisi referensi sakit hati untuk Presiden Indonesia Joko Widodo. Ada juga lelucon bermusuhan atas nama bapak pendiri bangsa, Soekarno, yang pada tahun 1960-an mengumumkan "Ganyang Malaysia".
(Baca juga : Jangan Main-Main, Palsukan Surat Rapid Test Antigen Terancam Penjara 4 Tahun )
"Selain analisis video 19 detik yang terbukti adalah benar Artis GA, prediksi saya tentang siapa pembuat video yang melecehkan lagu Indonesia Raya juga terbukti, khan? (Pelakunya WNI di Sabah). Ini yang dimaksud dengann sesuatu yang "aneh" di detik ke 50" tersebut," ungkapnya.
(Baca: WNI Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Bakal Diproses Hukum di Malaysia)
Sekadar informasi, parodi lagu kebangsaan Indonesia muncul berupa video di YouTube dengan judul "Indonesia Raya Instrumental (Parody + Lyrics)" dalam bahasa Melayu. Video tersebut telah dihapus.
Video awalnya di-posting di YouTube oleh akun "MY Asean" yang menggunakan spanduk Malaysia sebagai gambar profilnya. Video itu memutar bait lagu Indonesia Raya yang dipelesetkan, seperti "Indonesia tanah airku" menjadi "Indonesia kesusahanku".
Kalimat lain berisi referensi sakit hati untuk Presiden Indonesia Joko Widodo. Ada juga lelucon bermusuhan atas nama bapak pendiri bangsa, Soekarno, yang pada tahun 1960-an mengumumkan "Ganyang Malaysia".
Lihat Juga :