Tim Khusus Kejagung Komitmen Tuntaskan 13 Kasus Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 31 Desember 2020 - 11:53 WIB
loading...
Tim Khusus Kejagung...
Tim khusus Kejagung akan menyelesaikan 13 kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tim khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) akan menyelesaikan 13 kasus pelanggaran HAM berat di Indonesia. Langkah awal yang akan diambil yakni melakukan inventarisir kasus.

"Ya (kasusnya) 9 masa lalu 4 sekarang," ujar Wakil Tim Khusus Penyelesaian HAM Berat, Ali Mukartono kepada wartawan di Kejagung, Kamis (30/12/2020). (Baca juga: LPSK Lindungi 3.867 Korban Kasus Dugaan Pelanggaran HAM)

Ali yang merupakan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jam Pidsus) itu mengatakan, langkah awal yang akan diambil yakni melakukan inventarisasi masalah pada setiap kasus HAM berat yang telah lema mangkrak. "Menginventarisir kembali problematika yang sudah lama ini dari Jampidsus kan turun temurun dari Jaksa Agung," jelasnya. (Baca juga: Memprihatinkan, Tren Pelanggaran HAM di Indonesia Meningkat Setahun Terakhir)

Dia menjelaskan, 13 masalah HAM berat tersebut, penyidik akan didalami karakteristik masing-masing kasus. Selanjutnya baru dirumuskan proses penyelesaian. "Karakteristiknya masing-masing seperti apa nanti kan model banyak yang diusulkan penyelesaiannya seperti apa," jelasnya. (Baca juga: Amnesty International Catat Pelanggaran HAM Penanganan Demo Omnibus Law)

Ali memastikan akan berhubungan erat dengan Komnas HAM dalam menyelesaikan masalah tersebut. Meski begitu, dia menyebut tidak dapat memaksakan persoalan dengan penyelesaian dengan mekanisme pengadilan fakta hukum tak ditemukan. "Kalau memang tidak bisa ya ngga bisa dipaksakan," pungkasnya.

Sebelumnya, Kejagung membentuk timsus percepatan penuntasan kasus HAM. Timsus HAM ini diharapkan dapat lebih mengintensifkan komunikasi dengan Komnas HAM dan lembaga terkait lainnya secara sinergis, terencana, dan terpadu. "Pembentukan Timsus HAM ini adalah upaya konkret Kejaksaan dalam rangka percepatan penuntasan dugaan pelanggaran HAM yang berat," kata Burhanuddin seperti yang disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Rabu (30/12).
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa 18 Juni, Kejagung Dalami 26 Tokoh Terkait Kasus Korupsi MBG
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Dari Jimmy Lai hingga...
Dari Jimmy Lai hingga Xinjiang, Isu HAM Tak Lagi Jadi Fokus Utama AS-China
Jaga Indonesia Pintar...
Jaga Indonesia Pintar Permudah Pelaporan Dugaan Penyelewengan Dana PIP
Rekomendasi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Dunia Diam saat Gaza...
Dunia Diam saat Gaza Menderita Pelanggaran HAM Paling Keji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved