Politisasi Agama Dinilai Jadi Ancaman Masa Depan Bangsa

Senin, 28 Desember 2020 - 20:12 WIB
loading...
Politisasi Agama Dinilai...
Polarisasi yang terjadi di Indonesia ternyata tidak hanya ketika ada kontestasi politik seperti pilpres atau pilkada. Meski kontestasi politik sudah berlalu, sampai saat ini polarisasi masih terjadi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polarisasi yang terjadi di Indonesia ternyata tidak hanya ketika ada kontestasi politik seperti pilpres atau pilkada . Meski kontestasi politik sudah berlalu, sampai saat ini polarisasi masih terjadi.

Alvara Research Center dalam Catatan Akhir Tahun 2020 menyebutkan bila menengok ke belakang, menguatnya isu polarisasi yang tajam di tengah masyarakat dimulai saat adanya kontestasi politik Pilkada DKI Jakarta pada 2017. Pertarungan sengit antara kubu Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan kubu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, melibatkan sentimen agama, politik identitas, dan populisme berbasis agama. (Baca juga: Menag: Indonesia Berdiri sebagai Kesepakatan Antarkultur, Budaya, dan Agama)

Bola salju populisme berbasis agama kemudian diadopsi pada Pilkada daerah lain, menjadi lebih besar dan liar pada saat Pilpres 2019 yang melibatkan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi. "Kampanye hitam yang melibatkan isu-isu agama begitu kentara. Pertarungan pendukung dengan istilah cebong dan kampret makin sengit, baik di dunia nyata maupun dunia maya," ujar CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali, Senin (28/12/2020).

(Baca Juga : Kasus Penembakan 6 Laskar FPI, Mahfud MD Tak akan Bentuk TGPF )

Menurutnya, mengerasnya politisasi agama secara tidak langsung membuat Indonesia semakin terancam terperosok dalam jurang perpecahan dan disintegrasi jika tidak segera dinetralisir. Politisasi agama menjadi pintu masuk bagi masuknya paham intoleransi dan konservatisme agama yang kemudian berlanjut menjadi radikalisme-terorisme, seperti yang terjadi di Timur Tengah.

Mengutip pernyataan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, seharusnya agama menjadi inspirasi, membawa nilai-nilai kebaikan, kedamaian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dikatakan Hasan, polarisasi ini menguat salah satunya karena perbincangan di dunia maya yang sangat masif. Saat ini dunia maya menjadi salah satu channel yang paling ampuh untuk mengadu dua kutub yang berseberangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
MBG Dongkrak Kepuasan...
MBG Dongkrak Kepuasan Publik, Pengamat: Perketat Tata Kelola dan Pengawasan
Survei Membuktikan 70,77%...
Survei Membuktikan 70,77% Publik Puas dengan Kepemimpinan Prabowo
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Berita Terkini
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved